🔊 Ringkasan Materi Aqidah Wasathiyyah sesi 4 🔊
📚 6 Rukun Iman 📚
💬 Matan 💬
وهو الإيمان بالله وملائكته وكتبه ورسله والبعث بعد الموت والإيمان بالقدر خيره وشره .
📚 Penjelasan 📚
Dalam kitab-kitab aqidah yang ditulis oleh para ulama, tidak lepas dari dua perkara :
1. Membahas tentang 6 Rukun Iman
2. Membahas masalah yang disepakati oleh Ahlus sunnah , dimana masalah ini menjadi ciri pembeda antara ahlus sunnah dengan ahlul bid'ah
🗣 Ucapan : الإيمان بالله
Iman kepada الله mengandung empat unsur , yaitu:
1. Beriman dengan wujud keberadaan الله
2. Beriman dengan rububiyah الله
3. Beriman dengan Uluhiyah الله
4. Beriman dengan nama-nama dan sifat-sifat الله
🗣 Ucapan : وملائكته
Malaikat jamak dari ملك
Malaikat adalah makhluk ghaib yang diciptakan Allah dari cahaya, senantiasa menyembah Allah, tidak pernah mendurhakai perintah Allah serta senantiasa melakukan apa yang diperintahkan kepada mereka. Keimanan kepada malakat mengandung 4 unsur, yaitu:
1. Mengimani adanya mereka
2. Mengimani nama-nama malaikat yang telah kita ketahui, sedangkan malaikat yang tidak diketahui namanya wajib kita imani secara global.
3. Mengimani sifat-sifat malaikat yang kita ketahui.
4. mengimani dengan apa yang kita ketahui tentang pekerjaan-pekerjaan mereka
🗣 Ucapan : وكتبه
Merupakan jamak dari كتاب
Iman kepada Kitab-kitab mengandung empat unsur:
1. Mengimani bahwa Kitab-kitab tersebut benar-benar diturunkan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
2. Mengimani Kitab-kitab yang sudah kita kenali namanya, seperti Al-Qur-an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa Alaihissallam, Injil yang diturunkan kepada Nabi ‘Isa Alaihissallam, dan Zabur yang diturunkan kepada Nabi Dawud Alaihissallam, Shuhuf Ibrahim Alaihissallam dan Musa Alaihissallam. Adapun Kitab-kitab yang tidak kita ketahui namanya, maka kita mengimaninya secara global.
3. Membenarkan seluruh beritanya yang benar, seperti berita-berita yang terdapat di dalam Al-Qur-an, dan berita-berita Kitab-kitab terdahulu sebelum diganti atau sebelum diselewengkan.
4. Melaksanakan seluruh hukum yang tidak dinasakh (dihapus) serta rela dan berserah diri kepada hukum itu, baik kita memahami hikmahnya maupun tidak. Dan seluruh kitab terdahulu telah dinasakh oleh Al-Qur-anul Karim.
🗣 Ucapan : ورسله
Merupakan jamak dari رسول
Keimanan yang benar terhadap para Rasul Allah harus mengandung beberapa unsur pokok yaitu:
1. Beriman bahwasanya risalah yang mereka bawa benar-benar risalah yang berasal dari wahyu Allah Ta’ala.
2. Beriman terhadap nama-nama mereka yang kita ketahui.
3. Membenarkan berita-berita yang shahih dari mereka.
4. Beramal dengan syariat Rasul yang diutus kepada kita, yaitu penutup para Nabi, Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallaam.
5. Seluruh Nabi mengajarkan agama yang satu (Islam) walaupun mereka memiliki syariat-syariat yang berbeda
6. Beriman bahwasanya Rasul yang petama diutus adalah Nuh ‘alaihis salaam dan yang terakhir adalah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam
🗣 Ucapan : والبعث بعد الموت
Iman kepada hari Akhir mengandung tiga unsur.
1. Mengimani ba’ts (kebangkitan), yaitu menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati ketika tiupan sangkakala yang kedua kali. Pada waktu itu semua manusia bangkit untuk menghadap Rabb alam semesta dengan tidak
beralas kaki, bertelanjang, dan tidak disunat.
2. Mengimani hisab (perhitungan) dan jaza’ (pembalasan) dengan meyakini bahwa seluruh perbuatan manusia akan dihisab dan dibalas. Hal ini dipaparkan dengan jelas di dalam Al-Qur’an, Sunnah dan ijma (kesepakatan) umat Islam.
3. Mengimani Surga dan Neraka sebagai tempat manusia yang abadi. Surga tempat kenikmatan yang disediakan Allah untuk orang-orang mukmin yang bertaqwa, yang mengimani apa-apa yang harus diimani, yang taat kepada Allah dan rasulNya, dan kepada orang-orang yang ikhlas.
Di dalam Surga terdapat berbagai kenikmatan yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, serta tidak terlintas dalam benak manusia.
🗣 Ucapan : والإيمان بالقدر خيره وشره .
Iman kepada takdir mengandung empat unsur:
1. Mengimani bahwa Allah mengetahui segala sesuatu yang berkaitan dengan perbuatan-perbuatan-Nya maupun perbuatan para hamba-Nya.
2. Mengimani bahwa Allah telah menulis hal itu di Lauhul Mahfuzh.
3. Mengimani bahwa seluruh yang ada tidak akan ada kecuali dengan kehendak Allah, baik yang berkaitan dengan perbuatan-Nya maupun yang berkaitan dengan perbuatan makhluk-Nya.
4. Mengimani bahwa seluruh yang ada di alam semesta ini adalah makhluk الله
💻 Sumber :
1. Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain حفظه الله
2. Syarh Aqidah Wasithiyyah Lisy Syaikh Khalil Harras رحمه الله
3. Syarhu Tsalatsatil ushul , syeikh utsaimin رحمه الله
✍✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
📚 6 Rukun Iman 📚
💬 Matan 💬
وهو الإيمان بالله وملائكته وكتبه ورسله والبعث بعد الموت والإيمان بالقدر خيره وشره .
📚 Penjelasan 📚
Dalam kitab-kitab aqidah yang ditulis oleh para ulama, tidak lepas dari dua perkara :
1. Membahas tentang 6 Rukun Iman
2. Membahas masalah yang disepakati oleh Ahlus sunnah , dimana masalah ini menjadi ciri pembeda antara ahlus sunnah dengan ahlul bid'ah
🗣 Ucapan : الإيمان بالله
Iman kepada الله mengandung empat unsur , yaitu:
1. Beriman dengan wujud keberadaan الله
2. Beriman dengan rububiyah الله
3. Beriman dengan Uluhiyah الله
4. Beriman dengan nama-nama dan sifat-sifat الله
🗣 Ucapan : وملائكته
Malaikat jamak dari ملك
Malaikat adalah makhluk ghaib yang diciptakan Allah dari cahaya, senantiasa menyembah Allah, tidak pernah mendurhakai perintah Allah serta senantiasa melakukan apa yang diperintahkan kepada mereka. Keimanan kepada malakat mengandung 4 unsur, yaitu:
1. Mengimani adanya mereka
2. Mengimani nama-nama malaikat yang telah kita ketahui, sedangkan malaikat yang tidak diketahui namanya wajib kita imani secara global.
3. Mengimani sifat-sifat malaikat yang kita ketahui.
4. mengimani dengan apa yang kita ketahui tentang pekerjaan-pekerjaan mereka
🗣 Ucapan : وكتبه
Merupakan jamak dari كتاب
Iman kepada Kitab-kitab mengandung empat unsur:
1. Mengimani bahwa Kitab-kitab tersebut benar-benar diturunkan dari Allah Subhanahu wa Ta’ala.
2. Mengimani Kitab-kitab yang sudah kita kenali namanya, seperti Al-Qur-an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa Alaihissallam, Injil yang diturunkan kepada Nabi ‘Isa Alaihissallam, dan Zabur yang diturunkan kepada Nabi Dawud Alaihissallam, Shuhuf Ibrahim Alaihissallam dan Musa Alaihissallam. Adapun Kitab-kitab yang tidak kita ketahui namanya, maka kita mengimaninya secara global.
3. Membenarkan seluruh beritanya yang benar, seperti berita-berita yang terdapat di dalam Al-Qur-an, dan berita-berita Kitab-kitab terdahulu sebelum diganti atau sebelum diselewengkan.
4. Melaksanakan seluruh hukum yang tidak dinasakh (dihapus) serta rela dan berserah diri kepada hukum itu, baik kita memahami hikmahnya maupun tidak. Dan seluruh kitab terdahulu telah dinasakh oleh Al-Qur-anul Karim.
🗣 Ucapan : ورسله
Merupakan jamak dari رسول
Keimanan yang benar terhadap para Rasul Allah harus mengandung beberapa unsur pokok yaitu:
1. Beriman bahwasanya risalah yang mereka bawa benar-benar risalah yang berasal dari wahyu Allah Ta’ala.
2. Beriman terhadap nama-nama mereka yang kita ketahui.
3. Membenarkan berita-berita yang shahih dari mereka.
4. Beramal dengan syariat Rasul yang diutus kepada kita, yaitu penutup para Nabi, Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallaam.
5. Seluruh Nabi mengajarkan agama yang satu (Islam) walaupun mereka memiliki syariat-syariat yang berbeda
6. Beriman bahwasanya Rasul yang petama diutus adalah Nuh ‘alaihis salaam dan yang terakhir adalah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam
🗣 Ucapan : والبعث بعد الموت
Iman kepada hari Akhir mengandung tiga unsur.
1. Mengimani ba’ts (kebangkitan), yaitu menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati ketika tiupan sangkakala yang kedua kali. Pada waktu itu semua manusia bangkit untuk menghadap Rabb alam semesta dengan tidak
beralas kaki, bertelanjang, dan tidak disunat.
2. Mengimani hisab (perhitungan) dan jaza’ (pembalasan) dengan meyakini bahwa seluruh perbuatan manusia akan dihisab dan dibalas. Hal ini dipaparkan dengan jelas di dalam Al-Qur’an, Sunnah dan ijma (kesepakatan) umat Islam.
3. Mengimani Surga dan Neraka sebagai tempat manusia yang abadi. Surga tempat kenikmatan yang disediakan Allah untuk orang-orang mukmin yang bertaqwa, yang mengimani apa-apa yang harus diimani, yang taat kepada Allah dan rasulNya, dan kepada orang-orang yang ikhlas.
Di dalam Surga terdapat berbagai kenikmatan yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, serta tidak terlintas dalam benak manusia.
🗣 Ucapan : والإيمان بالقدر خيره وشره .
Iman kepada takdir mengandung empat unsur:
1. Mengimani bahwa Allah mengetahui segala sesuatu yang berkaitan dengan perbuatan-perbuatan-Nya maupun perbuatan para hamba-Nya.
2. Mengimani bahwa Allah telah menulis hal itu di Lauhul Mahfuzh.
3. Mengimani bahwa seluruh yang ada tidak akan ada kecuali dengan kehendak Allah, baik yang berkaitan dengan perbuatan-Nya maupun yang berkaitan dengan perbuatan makhluk-Nya.
4. Mengimani bahwa seluruh yang ada di alam semesta ini adalah makhluk الله
💻 Sumber :
1. Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain حفظه الله
2. Syarh Aqidah Wasithiyyah Lisy Syaikh Khalil Harras رحمه الله
3. Syarhu Tsalatsatil ushul , syeikh utsaimin رحمه الله
✍✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
Comments
Post a Comment