๐ BAGIAN 05 - [SURAH AL-ASHR] ๐
♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullah berkata,
َู ุงูุฏَُِّููู َُُูููู ุชَุนَุงَูู:
َู ุงูุนَุตْุฑِ ، ุฅَِّู ุงูุฅِْูุณَุงَู َِููู ุฎُุณْุฑٍ * ุฅّูุง ุงَّูุฐَِูู ุขู َُููุง َู ุนَู ُِููุง ุงูุตَّุงِูุญَุงุชِ َู ุชََูุงุตَูุง ุจِุงูุญَِّู َู ุชََูุงุตَูุง ุจِุงูุตَّุจْุฑِ
“Dalilnya firman Allah Ta’ala,
{ Demi Masa (1) Sesungguhnya (semua) manusia benar-benar dalam kerugian (2) Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran (3) } (QS. Al-Ashr:1-3)
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐ PENJELASAN:
๐ Dalilnya firman Allah Ta’ala
Yaitu dalil tentang keempat permasalahan yang beliau sebutkan sebelumnya
๐ {Demi Masa (1) Sesungguhnya (semua) manusia dalam kerugian (2)
Kemudian Allah Ta’ala sebutkan kriteria orang-orang yang beruntung dan selamat dari kerugian:
Yang Pertama: Kecuali orang-orang yang beriman.
๐กTambahan : Orang beriman dalam QS. AL-'ASHR adalah orang yang berilmu !
⚠️ Hubungan antara orang yang beriman dengan kewajiban menuntut ilmu adalah: Karena keimanan tidak mungkin tegak, kecuali dibangun diatas ilmu ! .
Yang Kedua: Dan beramal sholeh
Yang Ketiga: Orang-orang yang saling menasehati untuk mentaati kebenaran
Yang Keempat: Orang-orang yang saling menasehati untuk menetapi kesabaran
๐ Berkata Al-Imam Ibnu Katsir Rohimahullah,
"Allah Ta’ala bersumpah dengan masa bahwa semua manusia berada dalam kerugian dan kehancuran, kecuali orang-orang yang di dalam hatinya terdapat keimanan, beramal sholeh dengan anggota tubuhnya, melakukan amalan-amalan taat, meninggalkan perkara-perkara yang haram, bersabar terhadap musibah-musibah (yang menimpanya), bersabar terhadap takdir (yang telah ditentukan untuknya), bersabar terhadap gangguan orang-orang yang mengganggu yang ditujukan kepada orang-orang yang melakukan amar ma’ruf nahi munkar. (Tafsir Ibnu Katsir 8/480 secara ringkas)
๐ Berkata Asy-Syaikh Al 'Utsaimin Rohimahullah:
Allah azza wa jalla telah bersumpah di dalam surat ini dengan masa (bisa bermakna demi waktu Ashar / bermakna demi waktu secara keseluruhan) , bahwa semua manusia gagal dan merugi, meskipun banyak hartanya dan anaknya, serta besar kekuasaan dan kemuliaannya, kecuali orang yang mengamalkan keempat sifat berikut:
1. Iman, yakni mencakup segala sesuatu yang bisa taqarrub/mendekatkan diri kepada Allah ta'ala, baik berupa: Keyakinan yang benar, maupun ilmu yang bermanfaat.
2. AMAL SHALIH
Yaitu segala perkataan dan perbuatan yang bisa mendekatkan diri kepada Allah, dan melakukannya dengan ikhlas karena Allah dan ittiba` /mencontoh Nabi Muhammad ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู .
3. Saling berwasiat dengan kebenaran, yakni berwasiat untuk melakukan kebaikan, memberikan dorongan dan motivasi terhadapnya (yakni berdakwah)
4. Saling berwasiat dengan kesabaran, yakni sebagian mereka berwasiat kepada yang lain dengan kesabaran untuk mengerjakan perintah-perintah Allah ta'ala serta meninggalkan larangan-larangan-Nya, dan (sabar) menerima takdir Allah.
๐ Berkata Asy-Syaikh bin Baz Rohimahullah:
"ALLAH bersumpah dengan sesuatu yang dikehendaki-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah kecuali dengan nama Rabb-Nya yakni ALLAH. Tidak boleh bersumpah dengan nama Nabi, patung, berhala, orang-orang shalih. Inilah yang wajib bagi setiap muslim berdasarkan sabda Nabi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
ู َْู ุญَََูู ุจِุบَْูุฑِ ุงَِّููู ََููุฏْ ََููุฑَ ุฃَْู ุฃَุดْุฑََู
“Barangsiapa yang bersumpah dengan menyebut selain nama Allah, maka sungguh dia telah kafir atau musyrik” (HR. IMAM AHMAD, dengan sanad shahih)
ุงََُّูููู َّ ุฅِِّْูู ุฃَุนُْูุฐُ ุจَِู ุฃَْู ุฃُุดْุฑَِู ุจَِู َูุฃََูุง ุฃَุนَْูู ُ، َูุฃَุณْุชَุบِْูุฑَُู ِูู َุง ูุงَ ุฃَุนَْูู ُ
Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam.
๐ป Sumber :
1. audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain
2. Audio Pembahasan Kitab Tsalatsatul ushul Oleh al Ustadz Khidir, ustadz sofyan Ruray Lc, ustadz Askari dan Ust Abdul Hadi.
3. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Asy Syaikh al Utsaimin
4. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Syaikh Sholeh Al Fauzan
✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️
Asy-Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Rahimahullah berkata,
َู ุงูุฏَُِّููู َُُูููู ุชَุนَุงَูู:
َู ุงูุนَุตْุฑِ ، ุฅَِّู ุงูุฅِْูุณَุงَู َِููู ุฎُุณْุฑٍ * ุฅّูุง ุงَّูุฐَِูู ุขู َُููุง َู ุนَู ُِููุง ุงูุตَّุงِูุญَุงุชِ َู ุชََูุงุตَูุง ุจِุงูุญَِّู َู ุชََูุงุตَูุง ุจِุงูุตَّุจْุฑِ
“Dalilnya firman Allah Ta’ala,
{ Demi Masa (1) Sesungguhnya (semua) manusia benar-benar dalam kerugian (2) Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran (3) } (QS. Al-Ashr:1-3)
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐ PENJELASAN:
๐ Dalilnya firman Allah Ta’ala
Yaitu dalil tentang keempat permasalahan yang beliau sebutkan sebelumnya
๐ {Demi Masa (1) Sesungguhnya (semua) manusia dalam kerugian (2)
Kemudian Allah Ta’ala sebutkan kriteria orang-orang yang beruntung dan selamat dari kerugian:
Yang Pertama: Kecuali orang-orang yang beriman.
๐กTambahan : Orang beriman dalam QS. AL-'ASHR adalah orang yang berilmu !
⚠️ Hubungan antara orang yang beriman dengan kewajiban menuntut ilmu adalah: Karena keimanan tidak mungkin tegak, kecuali dibangun diatas ilmu ! .
Yang Kedua: Dan beramal sholeh
Yang Ketiga: Orang-orang yang saling menasehati untuk mentaati kebenaran
Yang Keempat: Orang-orang yang saling menasehati untuk menetapi kesabaran
๐ Berkata Al-Imam Ibnu Katsir Rohimahullah,
"Allah Ta’ala bersumpah dengan masa bahwa semua manusia berada dalam kerugian dan kehancuran, kecuali orang-orang yang di dalam hatinya terdapat keimanan, beramal sholeh dengan anggota tubuhnya, melakukan amalan-amalan taat, meninggalkan perkara-perkara yang haram, bersabar terhadap musibah-musibah (yang menimpanya), bersabar terhadap takdir (yang telah ditentukan untuknya), bersabar terhadap gangguan orang-orang yang mengganggu yang ditujukan kepada orang-orang yang melakukan amar ma’ruf nahi munkar. (Tafsir Ibnu Katsir 8/480 secara ringkas)
๐ Berkata Asy-Syaikh Al 'Utsaimin Rohimahullah:
Allah azza wa jalla telah bersumpah di dalam surat ini dengan masa (bisa bermakna demi waktu Ashar / bermakna demi waktu secara keseluruhan) , bahwa semua manusia gagal dan merugi, meskipun banyak hartanya dan anaknya, serta besar kekuasaan dan kemuliaannya, kecuali orang yang mengamalkan keempat sifat berikut:
1. Iman, yakni mencakup segala sesuatu yang bisa taqarrub/mendekatkan diri kepada Allah ta'ala, baik berupa: Keyakinan yang benar, maupun ilmu yang bermanfaat.
2. AMAL SHALIH
Yaitu segala perkataan dan perbuatan yang bisa mendekatkan diri kepada Allah, dan melakukannya dengan ikhlas karena Allah dan ittiba` /mencontoh Nabi Muhammad ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู .
3. Saling berwasiat dengan kebenaran, yakni berwasiat untuk melakukan kebaikan, memberikan dorongan dan motivasi terhadapnya (yakni berdakwah)
4. Saling berwasiat dengan kesabaran, yakni sebagian mereka berwasiat kepada yang lain dengan kesabaran untuk mengerjakan perintah-perintah Allah ta'ala serta meninggalkan larangan-larangan-Nya, dan (sabar) menerima takdir Allah.
๐ Berkata Asy-Syaikh bin Baz Rohimahullah:
"ALLAH bersumpah dengan sesuatu yang dikehendaki-Nya. Adapun makhluk tidak boleh bersumpah kecuali dengan nama Rabb-Nya yakni ALLAH. Tidak boleh bersumpah dengan nama Nabi, patung, berhala, orang-orang shalih. Inilah yang wajib bagi setiap muslim berdasarkan sabda Nabi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam :
ู َْู ุญَََูู ุจِุบَْูุฑِ ุงَِّููู ََููุฏْ ََููุฑَ ุฃَْู ุฃَุดْุฑََู
“Barangsiapa yang bersumpah dengan menyebut selain nama Allah, maka sungguh dia telah kafir atau musyrik” (HR. IMAM AHMAD, dengan sanad shahih)
ุงََُّูููู َّ ุฅِِّْูู ุฃَุนُْูุฐُ ุจَِู ุฃَْู ุฃُุดْุฑَِู ุจَِู َูุฃََูุง ุฃَุนَْูู ُ، َูุฃَุณْุชَุบِْูุฑَُู ِูู َุง ูุงَ ุฃَุนَْูู ُ
Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam.
๐ป Sumber :
1. audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain
2. Audio Pembahasan Kitab Tsalatsatul ushul Oleh al Ustadz Khidir, ustadz sofyan Ruray Lc, ustadz Askari dan Ust Abdul Hadi.
3. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Asy Syaikh al Utsaimin
4. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Syaikh Sholeh Al Fauzan
✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
Comments
Post a Comment