Skip to main content

BAGIAN 08-RISALAH KEDUA: ALLAH YANG MENCIPTAKAN

๐Ÿ“šBAGIAN 08-RISALAH KEDUA: ALLAH YANG MENCIPTAKAN๐Ÿ“š
♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️

๐Ÿ”Š Berkata Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rohimahullah,

ุงุนْู„َู…ْ ุฑَุญِู…َูƒَ ุงู„ู„ู‡ُ (1) ุฃَู†ّู‡ ูŠَุฌِุจُ ุนَู„َู‰ ูƒُู„ِّ ู…ُุณْู„ِู…ٍ ูˆَู…ُุณْู„ِู…َุฉٍ ุชَุนَู„ُّู…ُ ุซَู„َุงุซِ ู‡َุฐِู‡ِ ุงู„ู…َุณَุงุฆِู„ِ ูˆَุงู„ุนَู…َู„ُ ุจِู‡ِู†َّ (2)،ุงู„ุฃُูˆู„َู‰ : ุฃَู†َّ ุงู„ู„ู‡َ ุฎَู„َู‚َู†َุง (3)، ...

1. Ketahuilah semoga Allah merahmatimu,
2. Bahwasanya wajib bagi setiap muslim dan muslimah mempelajari tiga permasalahan berikut ini dan mengamalkannya;
3. Pertama : Bahwasanya Allah Ta’ala, Dia lah yang telah menciptakan kita... (bersambung).
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐Ÿ“š PENJELASAN ๐Ÿ“š

๐Ÿ’™ ๐Ÿ”Š⏩ 1. Ucapan Asy-Syaikh rohimahullah:

๐Ÿ— (Ketahuilah...) ุงุนْู„َู…ْ artinya pelajarilah baik-baik dan pahami apa yang akan disampaikan, kemudian yakinilah.

๐ŸŒท(Semoga Allah merahmatimu) ุฑَุญِู…َูƒَ ุงู„ู„ู‡ُ adalah sebuah ucapan doa yang bisa dicontoh oleh para pengajar tatkala menyampaikan ilmu kepada anak didiknya, agar Allah Ta’ala menjauhkan mereka dari sifat keras, marah, dan kaku ketika menerima ilmu. Karena sifat-sifat tersebut bisa menghalangi masuknya ilmu.

๐Ÿ’™ ๐Ÿ”Š⏩ 2. Ucapan Asy-Syaikh rohimahullah:

ุฃَู†ّู‡ ูŠَุฌِุจُ ุนَู„َู‰ ูƒُู„ِّ ู…ُุณْู„ِู…ٍ ูˆَู…ُุณْู„ِู…َุฉٍ
(Bahwasanya wajib bagi setiap muslim dan muslimah...)

๐Ÿ’กPerlu kita ketahui bahwa yang namanya kewajiban adalah satu perkara yang harus dilakukan dan dikerjakan. Jika dikerjakan diberi tsawab (ganjaran pahala) dan jika ditinggalkan (berhak) mendapatkan hukuman (yang setimpal). Sebagaimana dijelaskan oleh para Ulama di bidang Ushul Fiqih.

๐Ÿ”ปSuatu Kewajiban bisa didapatkan dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah. Termasuk di antaranya adalah kewajiban kaum muslimin untuk mengetahui dan meyakini tiga permasalahan yang akan dibawakan oleh Penulis rohimahullah.

‼️Sehingga perlu kita tekankan di sini, bahwa kewajiban yang dimaksud dalam ucapan Asy-Syaikh Rohimahullah bukan berasal dari beliau, namun dari sisi Allah ‘Azza waJalla, baik dalam Al-Qur'an maupun As-Sunnah.

๐Ÿ”ŠUcapan beliau Rohimahullah :
๐Ÿ‘ฅ (Bagi setiap muslim dan muslimah) mencakup semua kaum muslimin, baik laki-laki maupun perempuan, merdeka maupun budak (hamba sahaya).

๐Ÿ”Š Ucapan beliau rohimahullah:
ุชَุนَู„ُّู…ُ ุซَู„َุงุซِ ู‡َุฐِู‡ِ ุงู„ู…َุณَุงุฆِู„ِ ูˆَุงู„ุนَู…َู„ُ ุจِู‡ِู†َّ

(Mempelajari Tiga Permasalahan) maksud kata “Mempelajari” adalah bertemu langsung dengan para ulama, menimba ilmu dari mereka, menghafal ilmu tersebut, memahami dengan benar dan mematangkannya. Itulah cara belajar yang benar.

✔Sehingga belajar yang benar bukan sekedar membaca atau menelaah kitab para Ulama, walaupun perkara tersebut terkadang dibutuhkan dan cukup membantu para penuntut ilmu, namun itu semua belum cukup.

❎ Pada kenyataannya mencukupkan diri hanya berguru kepada kitab-kitab para Ulama serta tidak mau duduk di majelis ilmu memiliki pengaruh yang sangat berbahaya.

๐Ÿ“›Bagaimana tidak, Berbagai kerusakan pemahaman bisa muncul darinya.
๐Ÿ“›Perasaan bahwa dirinya adalah seorang alim (yang serba tahu) juga bisa menghinggapinya, padahal sebetulnya dia masih jahil (atau belum tahu).
๐Ÿ“›Orang yang seperti ini dikhawatirkan akan menghalalkan apa yang Allah haramkan atau mengharamkan apa yang Allah halalkan.
๐Ÿ“›Orang yang seperti ini juga dikhawatirkan terjerumus ke dalam dosa 'Berbicara atas nama Allah tanpa ilmu'.

⚠️⚠️ Sehingga permasalahan ini sungguh sangat membahayakan.⚠️⚠️

๐Ÿ’™ ๐Ÿ”Š⏩3. Ucapan Syaikh ุงู„ุฃُูˆู„َู‰ : ุฃَู†َّ ุงู„ู„ู‡َ ุฎَู„َู‚َู†َุง

๐Ÿ”Ž Permasalahan Pertama:

(Permasalahan Pertama) yang dimaksud di atas adalah bagian pertama dari tiga permasalahan yang akan beliau rinci penjelasannya.

☝️ Yakni ุฃَู†َّ ุงู„ู„ู‡َ ุฎَู„َู‚َู†َุง Bahwasanya Allah Ta’ala, Dia lah yang telah menciptakan kita, yakni menjadikan kita ada setelah sebelumnya tidak ada.

✔Artinya kita semua sebelum diciptakan Allah Ta’ala belum ada wujudnya.

๐Ÿ”Ž Dalil yang menunjukkan bahwa Allah-lah yang telah menciptakan kita ada dua macam, yaitu:
1). Dalil sam'i (dalil naqli)
2). Dalil 'aqli

๐Ÿ”Ž 1. Adapun dalil sam'i, banyak sekali jumlahnya, di antaranya adalah firman Allah 'azza wa jalla,

{ู‡ُูˆَ ุงู„َّุฐِูŠ ุฎَู„َู‚َูƒُู… ู…ِّู† ุทِูŠู†ٍ ุซُู…َّ ู‚َุถَู‰ٰ ุฃَุฌَู„ًุง ۖ ูˆَุฃَุฌَู„ٌ ู…ُّุณَู…ًّู‰ ุนِู†ุฏَู‡ُ ۖ ุซُู…َّ ุฃَู†ุชُู…ْ ุชَู…ْุชَุฑُูˆู†َ} [ุงู„ุฃู†ุนุงู… : 2]

"Dialah yang menciptakan kalian dari tanah, kemudian ditentukan ajal/kematian (kalian), dan ditentukan pula ajal (hari kiamat) yang hanya diketahui oleh-Nya, kemudian kalian masih saja ragu-ragu." (QS. Al-An'am: 2)

Dalil sam'i yang lain, firman Allah ta'ala,

{ูˆَู„َู‚َุฏْ ุฎَู„َู‚ْู†َุงูƒُู…ْ ุซُู…َّ ุตَูˆَّุฑْู†َุงูƒُู…ْ [ุงู„ุฃุนุฑุงู : 11]

"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan kalian, dan kami telah membentuk rupa kalian." (QS. Al-A'raf: 11)

Juga firman Allah ta'ala:

{ูˆَู„َู‚َุฏْ ุฎَู„َู‚ْู†َุง ุงู„ْุฅِู†ุณَุงู†َ ู…ِู† ุตَู„ْุตَุงู„ٍ ู…ِّู†ْ ุญَู…َุฅٍ ู…َّุณْู†ُูˆู†ٍ} [ุงู„ุญุฌุฑ : 26]

"Dan sungguh Kami telah menciptakan manusia (Adam) dari tanah liat kering (yang berasal) dari lumpur hitam yang diberi bentuk." (QS. Al-Hijr: 26)

Juga firman-Nya:

{ูˆَู…ِู†ْ ุขูŠَุงุชِู‡ِ ุฃَู†ْ ุฎَู„َู‚َูƒُู… ู…ِّู† ุชُุฑَุงุจٍ ุซُู…َّ ุฅِุฐَุง ุฃَู†ุชُู… ุจَุดَุฑٌ ุชَู†ุชَุดِุฑُูˆู†َ} [ุงู„ุฑูˆู… : 20]

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya adalah Dia telah menciptakan kalian dari tanah, kemudian tiba-tiba kalian menjadi berkembang biak." (QS. Ar-Rum: 20)

Dan firman-Nya:

{ุฎَู„َู‚َ ุงู„ْุฅِู†ุณَุงู†َ ู…ِู† ุตَู„ْุตَุงู„ٍ ูƒَุงู„ْูَุฎَّุงุฑِ} [ุงู„ุฑุญู…ู† : 14]

"Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar." (QS. Ar-Rahman:14)

Serta firman-Nya:

{ุงู„ู„َّู‡ُ ุฎَุงู„ِู‚ُ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ۖ } [ุงู„ุฒู…ุฑ : 62]

"Allah adalah pencipta segala sesuatu." (QS. Az-Zumar: 62)

Dan firman-Nya:

{ูˆَุงู„ู„َّู‡ُ ุฎَู„َู‚َูƒُู…ْ ูˆَู…َุง ุชَุนْู…َู„ُูˆู†َ} [ุงู„ุตุงูุงุช : 96]

"Dan Allah-lah yang telah menciptakan kalian dan apa yang kalian perbuat." (QS. Ash-Shaffat: 96)

Juga firman-Nya:

{ูˆَู…َุง ุฎَู„َู‚ْุชُ ุงู„ْุฌِู†َّ ูˆَุงู„ْุฅِู†ุณَ ุฅِู„َّุง ู„ِูŠَุนْุจُุฏُูˆู†ِ} [ุงู„ุฐุงุฑูŠุงุช : 56]

"Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Adz-Dzariyat: 56)

Serta berbagai ayat yang lainnya.

๐Ÿ”Ž 2. Adapun dalil 'aqli bahwa Allah-lah yang telah menciptakan kita, maka telah diisyaratkan dalam firman Allah:

{ุฃَู…ْ ุฎُู„ِู‚ُูˆุง ู…ِู†ْ ุบَูŠْุฑِ ุดَูŠْุกٍ ุฃَู…ْ ู‡ُู…ُ ุงู„ْุฎَุงู„ِู‚ُูˆู†َ} [ุงู„ุทูˆุฑ : 35]

"Apakah mereka telah diciptakan tanpa berasal dari sesuatu apapun, ataukah mereka yang menciptakan diri mereka sendiri?" (QS. Ath-Thur: 35)

๐Ÿ“๐ŸƒAsy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin Rohimahullah menjelaskan,

Maka sesungguhnya manusia tidak bisa menciptakan dirinya sendiri, karena sebelum dirinya ada, dia dalam kondisi 'tidak ada' sehingga tidak bisa menciptakan apapun.

Juga bukan ayah atau ibunya yang telah menciptakannya, juga bukan salah satu dari kalangan makhluk.

Dan tidak pula dirinya ada dengan sendirinya tanpa ada yang menciptakannya.

Karena setiap ciptaan harus ada yang menciptakannya.

Dan karena adanya semua makhluk ini berada di atas aturan alam yang sedemikian rupa tersusun rapi, sehingga tidak mungkin semesta alam ada dan terjadi dengan sendirinya.

Karena sesuatu yang ada dengan sendirinya pada asalnya tidak memiliki keteraturan, maka bagaimana mungkin bisa memiliki keteraturan pada fase kehidupan selanjutnya dan juga perkembangannya?

⚠️ Maka, karena itulah bisa dipastikan bahwa Sang Pencipta adalah Allah satu-satunya, maka tidak ada lagi pencipta maupun yang berkuasa memerintah kecuali Allah ⚠️

Allah ta'ala berfirman:

{ุฃَู„َุง ู„َู‡ُ ุงู„ْุฎَู„ْู‚ُ ูˆَุงู„ْุฃَู…ْุฑُ ۗ } [ุงู„ุฃุนุฑุงู : 54]

"Ketahuilah, mencipta dan memerintah hanyalah milik Allah." (QS. Al-A'raf: 54)

☝️Inilah yang dinamakan RUBUBIYAH ALLAH, yakni:
meyakini kekuasaan Allah dalam MENCIPTA DAN MENGATUR semesta alam.☝️

⛔ Dan tidak pernah diketahui ada seorang yang mengingkari RUBUBIYAH Allah ta'ala, kecuali dalam keadaan orang tersebut sombong (takabur) seperti yang terjadi pada Fir'aun.

Dan ketika sahabat Jubair bin Muth'im mendengarkan Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… membaca surat Ath-Thur sampai pada ayat:

{ุฃَู…ْ ุฎُู„ِู‚ُูˆุง ู…ِู†ْ ุบَูŠْุฑِ ุดَูŠْุกٍ ุฃَู…ْ ู‡ُู…ُ ุงู„ْุฎَุงู„ِู‚ُูˆู†َ* ุฃَู…ْ ุฎَู„َู‚ُูˆุง ุงู„ุณَّู…َุงูˆَุงุชِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถَ ۚ ุจَู„ ู„َّุง ูŠُูˆู‚ِู†ُูˆู†َ* ุฃَู…ْ ุนِู†ุฏَู‡ُู…ْ ุฎَุฒَุงุฆِู†ُ ุฑَุจِّูƒَ ุฃَู…ْ ู‡ُู…ُ ุงู„ْู…ُุตَูŠْุทِุฑُูˆู†َ} [ุงู„ุทูˆุฑ : 37-35]

"Apakah mereka diciptakan tanpa berasal dari sesuatu apapun, ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)? Ataukah mereka yang menciptakan langit dan bumi? Sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan). Ataukah di sisi mereka terdapat perbendaharaan Rabbmu atau apakah mereka yang berkuasa?" (QS. Ath-Thur:35-37)

Ketika itu Jubair bin Muth'im masih musyrik, ketika mendengar ayat tersebut, dia berkata, "Hampir saja hatiku terbang, dan itulah awal pertama kali menetapnya keimanan di dalam hatiku."

๐Ÿ“– (Lihat “Syarah Tsalatsatil Ushul” Syarah Syaikh 'Utsaimin )

ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุฅِู†ِّูŠْ ุฃَุนُูˆْุฐُ ุจِูƒَ ุฃَู†ْ ุฃُุดْุฑِูƒَ ุจِูƒَ ูˆَุฃَู†َุง ุฃَุนْู„َู…ُ، ูˆَุฃَุณْุชَุบْูِุฑُูƒَ ู„ِู…َุง ู„ุงَ ุฃَุนْู„َู…ُ

Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam.

#bersambung_ In syaa ALLAH

๐Ÿ’ป Sumber :

1. audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain
2. Audio Pembahasan Kitab Tsalatsatul ushul Oleh al Ustadz Khidir, ustadz sofyan Ruray Lc, ustadz Askari dan Ust Abdul Hadi.
3. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Asy Syaikh al Utsaimin
4. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Syaikh Sholeh Al Fauzan

✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair

Comments

Popular posts from this blog

BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah

๐Ÿ“š BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah ๐Ÿ“š ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ Berikut daftar pembahasan dalam artikel ini : ⭕ Defenisi Roja' ⭕ Perbedaan Antara Tamanni dan Roja’ ⭕ Macam-macam Roja` ⭕ Tanda-tanda adanya Roja` pada diri seseorang adalah ⭕ Peranan Roja` (rasa harap) dan Khouf (rasa takut) dalam kehidupan seseorang ⭕ Dalil tentang roja QS. AL KAHFI AYAT 110 ⭕ Kaedah Penting (Manhaj Firqoh menyimpang dalam masalah Aqidah) ๐Ÿ—ฃ Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rohimahullah menjelaskan: ูˆุฏู„ูŠู„ ุงู„ุฑุฌุงุก ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ : ูَู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ูŠَุฑْุฌُูˆุง ู„ِู‚َุงุกَ ุฑَุจِّู‡ِ ูَู„ْูŠَุนْู…َู„ْ ุนَู…َู„ุงً ุตَุงู„ِุญุงً ูˆَู„ุง ูŠُุดْุฑِูƒْ ุจِุนِุจَุงุฏَุฉِ ุฑَุจِّู‡ِ ุฃَุญَุฏุงً [ุณูˆุฑุฉ ุงู„ูƒู‡ู، ุงู„ุขูŠุฉ: 110] Dan dalil untuk Roja` adalah firman Allah Ta’ala (artinya): ”Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Robbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang sholeh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Robbnya.” [ Al-Kahfi : 110 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ๐Ÿ“šPENJELASAN๐Ÿ“š Ar-Roja’...

BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah

๐Ÿ“š BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah ๐Ÿ“š ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ ูˆุฏู„ูŠู„ ุงู„ุฑุบุจุฉ ูˆุงู„ุฑู‡ุจุฉ ูˆุงู„ุฎุดูˆุน، ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰: {ุฅِู†َّู‡ُู…ْ ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠُุณَุงุฑِุนُูˆู†َ ูِูŠ ุงู„ْุฎَูŠْุฑَุงุชِ ูˆَูŠَุฏْุนُูˆู†َู†َุง ุฑَุบَุจًุง ูˆَุฑَู‡َุจًุง ูˆَูƒَุงู†ُูˆุง ู„َู†َุง ุฎَุงุดِุนِูŠู†َ} ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุฃู†ุจูŠุงุก، ุงู„ุขูŠุฉ: ูฉู  Dan dalil untuk Roghbah, Rohbah, dan Khusyu’ adalah firman-Nya –Subhanahu wa Ta’ala- (artinya): “Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.” [QS . Al-Anbiya : 90 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ๐Ÿ“šPENJELASAN๐Ÿ“š Sisi pendalilan dari dalil diatas adalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memuji para Nabi-Nya disaat berdo'a dengan penuh HARAP, CEMAS & KHUSYU'. Dan telah diketahu bersama bahwa ibadah adalah sesuatu yang dicintai & dirdhoi Allah Subhanahu wa Ta’ala. ๐Ÿ‘ค Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rohimahullah dala...

Materi Al-Qawa’idul Arba’ah (SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah)

♥️  Yuk muroja'ah materi Qawaidul arba’  ♥️ ๐Ÿ”ด  SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah ๐Ÿ”ด ๐Ÿ”Š   Syaikh rahimahullah berkata : ุงู„ู‚ุงุนุฏุฉ ุงู„ุฃูˆู„ู‰ ุฃู† ุชุนู„ู… ุฃู†ّ ุงู„ูƒูّุงุฑ ุงู„ุฐูŠู† ู‚ุงุชู„ู‡ู… ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูŠُู‚ِุฑُّูˆู† ุจุฃู†ّ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู‡ูˆ ุงู„ุฎุงู„ِู‚ ุงู„ู…ุฏุจِّุฑ، ูˆุฃู†ّ ุฐู„ูƒ ู„ู… ูŠُุฏْุฎِู„ْู‡ู… ููŠ ุงู„ุฅุณู„ุงู…، ูˆุงู„ุฏู„ูŠู„: ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰: {ู‚ُู„ْ ู…َู†ْ ูŠَุฑْุฒُู‚ُูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ุฃَู…َّู†ْ ูŠَู…ْู„ِูƒُ ุงู„ุณَّู…ْุนَ ูˆَุงู„ْุฃَุจْุตَุงุฑَ ูˆَู…َู†ْ ูŠُุฎْุฑِุฌُ ุงู„ْุญَูŠَّ ู…ِู†ْ ุงู„ْู…َูŠِّุชِ ูˆَูŠُุฎْุฑِุฌُ ุงู„ْู…َูŠِّุชَ ู…ِู†ْ ุงู„ْุญَูŠِّ ูˆَู…َู†ْ ูŠُุฏَุจِّุฑُ ุงู„ْุฃَู…ْุฑَ ูَุณَูŠَู‚ُูˆู„ُูˆู†َ ุงู„ู„َّู‡ُ ูَู‚ُู„ْ ุฃَูَู„َุง ุชَุชَّู‚ُูˆู†َ}   (ูŠูˆู†ุณ:31) Kaidah pertama: Anda perlu mengetahui bahwa orang-orang kafir yang diperangi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meyakini bahwa Allah Ta’ala adalah satu-satunya Sang Pencipta dan Pengatur (segala urusan). Meski demikian, hal itu tidaklah menyebabkan mereka masuk ke dalam agama Islam. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala: ู‚ُู„ْ ู…َู†ْ ูŠَุฑْุฒُู‚ُูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ...