๐ BAGIAN 11 - ALLAH MENGUTUS SEORANG RASUL KEPADA KITA ๐
♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️
๐ Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rohimahullah mengatakan:
ุจَْู ุฃَุฑْุณََู ุฅََِْูููุง ุฑَุณًُููุง ، ...
Bahkan Dia (yaitu Allah Ta’ala) mengutus kepada kita seorang rasul (atau utusan).
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐PENJELASAN๐
๐ Asy-Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Alu Asy-Syaikh ุญูุธู ุงููู berkata :
"Karena manusia diciptakan untuk tujuan beribadah hanya kepada Allah, sedangkan manusia tidak mampu beribadah dengan benar tanpa bimbingan dan petunjuk dari Rasulullah, maka Allah mengutus utusan/rasul-Nya untuk mengajari dan memberi contoh beribadah yang benar kepada Allah. Sehingga manusia tidak tersesat dan tidak tersia-siakan hidupnya. Maka kebutuhan manusia kepada Rasulullah lebih penting dari sekedar kebutuhan makan dan minum."
[Syarah Tsalatsatul Ushul oleh Asy-Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Alu Asy-Syaikh ุญูุธู ุงููู]
๐๐ซ⚠️ Oleh karena itu, Rasulullah Shollallahu ‘alaihi waSallam menegaskan,
ู َْู ุนَู َِู ุนَู ًَูุง َْููุณَ ุนََِْููู ุฃَู ุฑَُูุง ََُููู ุฑَุฏٌّ
“Barangsiapa beramal suatu amalan yang tidak kami perintahkan, maka amalan tersebut tertolak.” 》[HR. Muslim no. 1718-(18)]
๐ Kesimpulannya; Ibadah harus bersifat “tauqifiyyah”; (Artinya harus sesuai dengan perintah dan bimbingan para Rasul -‘alaihimus Salam-).
Kemudian;
❎Bid’ah (perkara baru yang di ada-adakan, yang tidak pernah diperintahkan dalam agama) harus disingkirkan,
๐ซKhurofat (cerita dongeng legenda) juga harus ditolak,
๐ท Taqlid buta (mengikuti pendapat atau paham seseorang tanpa mengetahui dasar atau dalilnya) juga harus dibuang jauh-jauh.
๐ Asy-Syaikh Shalih Al 'Utsaimin rohimahullah berkata :
"Bahwa Allah tidak membiarkan kita sia-sia, tapi Dia telah mengutus kepada kita, segenap umat ini, yakni umat Muhammad ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู seorang rasul yang membacakan kepada kita ayat-ayat Rabb kita, dan telah membersihkan jiwa kita, dan mengajari kita Al-Kitab dan Al-Hikmah, sebagaimana Allah telah mengutus para rasul kepada umat sebelum kita.
Allah tabaraka wa ta'ala berfirman,
{َูุฅِู ู ِّْู ุฃُู َّุฉٍ ุฅَِّูุง ุฎََูุง َِูููุง َูุฐِูุฑٌ}[ูุงุทุฑ : 24]
"Dan tidak ada suatu umat pun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan." (QS. Fathir: 24)
☝️ Merupakan suatu keharusan bagi Allah untuk mengutus para rasul-Nya kepada manusia, agar tegak hujjah (bukti) di hadapan mereka, dan agar mereka beribadah kepada Allah dengan hal-hal yang dicintai dan diridhai-Nya.
⚠️ Dan tidak mungkin bisa beribadah kepada Allah dengan ridha-Nya, kecuali dengan melalui jalan para rasul ุนูููู ุงูุตูุงุฉ ูุงูุณูุงู , karena merekalah orang-orang yang bisa menjelaskan kepada kita apa saja yang dicintai dan diridhai oleh Allah, serta apa saja yang bisa mendekatkan kepada Allah azza wa jalla.
❤ Karena itulah, maka termasuk HIKMAH Allah adalah Dia mengutus para rasul kepada manusia untuk menyampaikan berita gembira dan memberi peringatan.
Dalilnya adalah firman Allah ta'ala,
{ุฅَِّูุง ุฃَุฑْุณََْููุง ุฅَُِْูููู ْ ุฑَุณًُููุง ุดَุงِูุฏًุง ุนََُْูููู ْ َูู َุง ุฃَุฑْุณََْููุง ุฅَِٰูู ِูุฑْุนََْูู ุฑَุณًُููุง * َูุนَุตَٰู ِูุฑْุนَُْูู ุงูุฑَّุณَُูู َูุฃَุฎَุฐَْูุงُู ุฃَุฎْุฐًุง َูุจًِููุง} [ุงูู ุฒู ู : 16-15]
"Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kalian seorang Rasul, yang menjadi saksi atas kalian, sebagaimana Kami telah mengutus seorang Rasul kepada Fir'aun." (QS. Al-Muzzammil: 15-16)
ุงََُّูููู َّ ุฅِِّْูู ุฃَุนُْูุฐُ ุจَِู ุฃَْู ุฃُุดْุฑَِู ุจَِู َูุฃََูุง ุฃَุนَْูู ُ، َูุฃَุณْุชَุบِْูุฑَُู ِูู َุง ูุงَ ุฃَุนْูู
Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam.
#bersambung_ In syaa ALLAH
๐ป Sumber :
1. audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain
2. Audio Pembahasan Kitab Tsalatsatul ushul Oleh al Ustadz Khidir, ustadz sofyan Ruray Lc, ustadz Askari dan Ust Abdul Hadi.
3. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Asy Syaikh al Utsaimin
4. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Syaikh Sholeh Al Fauzan
✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️
๐ Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rohimahullah mengatakan:
ุจَْู ุฃَุฑْุณََู ุฅََِْูููุง ุฑَุณًُููุง ، ...
Bahkan Dia (yaitu Allah Ta’ala) mengutus kepada kita seorang rasul (atau utusan).
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐PENJELASAN๐
๐ Asy-Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Alu Asy-Syaikh ุญูุธู ุงููู berkata :
"Karena manusia diciptakan untuk tujuan beribadah hanya kepada Allah, sedangkan manusia tidak mampu beribadah dengan benar tanpa bimbingan dan petunjuk dari Rasulullah, maka Allah mengutus utusan/rasul-Nya untuk mengajari dan memberi contoh beribadah yang benar kepada Allah. Sehingga manusia tidak tersesat dan tidak tersia-siakan hidupnya. Maka kebutuhan manusia kepada Rasulullah lebih penting dari sekedar kebutuhan makan dan minum."
[Syarah Tsalatsatul Ushul oleh Asy-Syaikh Shalih bin Abdul Aziz Alu Asy-Syaikh ุญูุธู ุงููู]
๐๐ซ⚠️ Oleh karena itu, Rasulullah Shollallahu ‘alaihi waSallam menegaskan,
ู َْู ุนَู َِู ุนَู ًَูุง َْููุณَ ุนََِْููู ุฃَู ุฑَُูุง ََُููู ุฑَุฏٌّ
“Barangsiapa beramal suatu amalan yang tidak kami perintahkan, maka amalan tersebut tertolak.” 》[HR. Muslim no. 1718-(18)]
๐ Kesimpulannya; Ibadah harus bersifat “tauqifiyyah”; (Artinya harus sesuai dengan perintah dan bimbingan para Rasul -‘alaihimus Salam-).
Kemudian;
❎Bid’ah (perkara baru yang di ada-adakan, yang tidak pernah diperintahkan dalam agama) harus disingkirkan,
๐ซKhurofat (cerita dongeng legenda) juga harus ditolak,
๐ท Taqlid buta (mengikuti pendapat atau paham seseorang tanpa mengetahui dasar atau dalilnya) juga harus dibuang jauh-jauh.
๐ Asy-Syaikh Shalih Al 'Utsaimin rohimahullah berkata :
"Bahwa Allah tidak membiarkan kita sia-sia, tapi Dia telah mengutus kepada kita, segenap umat ini, yakni umat Muhammad ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู seorang rasul yang membacakan kepada kita ayat-ayat Rabb kita, dan telah membersihkan jiwa kita, dan mengajari kita Al-Kitab dan Al-Hikmah, sebagaimana Allah telah mengutus para rasul kepada umat sebelum kita.
Allah tabaraka wa ta'ala berfirman,
{َูุฅِู ู ِّْู ุฃُู َّุฉٍ ุฅَِّูุง ุฎََูุง َِูููุง َูุฐِูุฑٌ}[ูุงุทุฑ : 24]
"Dan tidak ada suatu umat pun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan." (QS. Fathir: 24)
☝️ Merupakan suatu keharusan bagi Allah untuk mengutus para rasul-Nya kepada manusia, agar tegak hujjah (bukti) di hadapan mereka, dan agar mereka beribadah kepada Allah dengan hal-hal yang dicintai dan diridhai-Nya.
⚠️ Dan tidak mungkin bisa beribadah kepada Allah dengan ridha-Nya, kecuali dengan melalui jalan para rasul ุนูููู ุงูุตูุงุฉ ูุงูุณูุงู , karena merekalah orang-orang yang bisa menjelaskan kepada kita apa saja yang dicintai dan diridhai oleh Allah, serta apa saja yang bisa mendekatkan kepada Allah azza wa jalla.
❤ Karena itulah, maka termasuk HIKMAH Allah adalah Dia mengutus para rasul kepada manusia untuk menyampaikan berita gembira dan memberi peringatan.
Dalilnya adalah firman Allah ta'ala,
{ุฅَِّูุง ุฃَุฑْุณََْููุง ุฅَُِْูููู ْ ุฑَุณًُููุง ุดَุงِูุฏًุง ุนََُْูููู ْ َูู َุง ุฃَุฑْุณََْููุง ุฅَِٰูู ِูุฑْุนََْูู ุฑَุณًُููุง * َูุนَุตَٰู ِูุฑْุนَُْูู ุงูุฑَّุณَُูู َูุฃَุฎَุฐَْูุงُู ุฃَุฎْุฐًุง َูุจًِููุง} [ุงูู ุฒู ู : 16-15]
"Sesungguhnya Kami telah mengutus kepada kalian seorang Rasul, yang menjadi saksi atas kalian, sebagaimana Kami telah mengutus seorang Rasul kepada Fir'aun." (QS. Al-Muzzammil: 15-16)
ุงََُّูููู َّ ุฅِِّْูู ุฃَุนُْูุฐُ ุจَِู ุฃَْู ุฃُุดْุฑَِู ุจَِู َูุฃََูุง ุฃَุนَْูู ُ، َูุฃَุณْุชَุบِْูุฑَُู ِูู َุง ูุงَ ุฃَุนْูู
Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam.
#bersambung_ In syaa ALLAH
๐ป Sumber :
1. audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain
2. Audio Pembahasan Kitab Tsalatsatul ushul Oleh al Ustadz Khidir, ustadz sofyan Ruray Lc, ustadz Askari dan Ust Abdul Hadi.
3. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Asy Syaikh al Utsaimin
4. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Syaikh Sholeh Al Fauzan
✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
Comments
Post a Comment