📚 BAGIAN 15 - AGAMA NABI IBRAHIM, AGAMA TAUHID📚
♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul (Risalah ke-3) ♥️
🔊 Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab –Rohimahullah- mengatakan:
اعْلَمْ، أَرْشَدَكَ اللهُ لِطَاعَتِهِ (1) : أَنَّ الْحَنِيفِيَّةَ(2) مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ (3) : أَنْ تَعْبُدَ اللهَ وَحْدَهُ (4) مُخْلِصًا لَهُ الدين (5)
(1) Ketahuilah -Semoga Allah –Ta’ala- memberikan ar-rusyd membimbingmu untuk taat kepada-Nya- ;
(2) Bahwasanya al-Hanifiyyah
(3) adalah Agama Nabi Ibrohim ‘alaihissalam
(4) yaitu Engkau beribadah hanya kepada Allah –Ta’ala-;
(5) Memurnikan ibadah untuk ALLAH dengan penuh ke ikhlasan.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📚PENJELASAN📚
⏪(1) إِعْلَمْ= Ketahuilah
أَرْشَدَكَ اللَّهُ=
👣➖➖ Ar Rusyd adalah istiqamah (tidak menyimpang) di atas jalan yang al haq (kebenaran)
لِطَاعَتِهِ=
Ketaatan, yakni mencocoki yang diinginkan, yaitu melakukan apa yang diperintah dan meninggalkan yang dilarang.
🖋🔊 Asy-Syaikh Al-Fauzan –Hafizhohullah- menjelaskan,
“Seorang muslim, Tatkala ia mendapatkan bimbingan Allah –Ta’ala- untuk taat kepada-Nya, maka sungguh ia akan bahagia di dunia dan akhirat.
🔰 Ketaatan maknanya mengerjakan perintah-perintah Allah serta meninggalkan larangan-larangan-Nya.
👉 Pada prakteknya, Seseorang itu dikatakan taat kepada Allah –Ta’ala- , Jika dalam mengerjakan perintah-perintah Nya dan (atau) meninggalkan larangan-larangan-Nya; Dia niatkan dengan itu karena;
- Melaksanakan perintah Allah –Ta’ala-,
- Mengharap Wajah Allah –‘Azza waJalla-,
- Mengharap ganjaran Nya, serta
- Merasa takut dengan adzab Nya ))
💯 Barangsiapa di beri taufik kemudahan serta bimbingan untuk taat kepada Allah –Ta’ala- , maka sungguh dia akan merasakan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
⏪(2) اَلْحَنِيْفِيَّةُ Al-Hanifiyyah
Adalah millah (agama) yang berpaling dari kesyirikan, dan berdiri di atas keikhlasan kepada Alah azza wajalla. (Ucapan Syaikh 'Utsaimin rohimahullah dalam syarah tsalatsatul ushul)
Asy-Syaikh Al-Fauzan –Hafizhohullah- menjelaskan, Bahwa Hanifiyyah itu adalah agama yang jauh dari kesyirikan, berkecondongan (penuh) kepada Tauhid.
⏪(3) مِلَّةَ Millah
Yaitu jalan keagamaan yang ditempuh oleh Nabi Ibrahim عليه الصلاة والسلام.
▪ إِبْرَاهِيْم
Beliau adalah khalilur Rahman (kekasih Allah), Allah azza wajalla berfirman,
{وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا} [النساء : 125]
"Dan Allah mengambil Ibrahim sebagai kesayangan-Nya." (QS. An-Nisa`: 125)
Beliau adalah BAPAK para nabi.
Dan berulang-ulang penyebutan MANHAJ/PRINSIP beliau di banyak tempat untuk dijadikan contoh tauladan.
⏪(4) أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ وَحْدَهُ
Hendaklah engkau beribadah kepada Allah satu-satu-Nya.
"Agar engkau beribadah kepada Allah" ini adalah khabar dari huruf anna pada kalimat annal hanifiyyata (bahwa al-hanifiyyah).
💡 PENGERTIAN IBADAH SECARA UMUM & KHUSUS 💡
⏩ ibadah dalam pengertian umum adalah=
Sikap menghinakan diri di hadapan Allah, disertai perasaan cinta dan pengagungan dengan mengerjakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya yang mencocoki dengan yang ada dalam syariat-syariat-Nya.
⏩ pengertian IBADAH secara khusus, yakni secara terperinci, adalah seperti yang dijelaskan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله =
Ibadah adalah sebuah nama yang meliputi segala sesuatu yang dicintai dan diridhai oleh Allah, baik berupa ucapan maupun perbuatan yang zahir maupun yang batin.
💡 INGAT KAEDAH nya : dikatakan ibadah, apabila DICINTAI & DIRIDHAI OLEH ALLAH ✅
💐🌷 MACAM-MACAM IBADAH 🌷🌹
🔊📚 Al-Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah (Madarijus Salikin) menyebutkan macam-macam ibadah di antaranya;
🔊♥ Ucapan Hati;
Misalnya: Meyakini semua yang dikabarkan Allah –Ta’la- tentang diri-Nya, nama-nama Nya, sifat-sifat Nya, perbuatan-perbuatan Nya, malaikat-malaikat Nya, dan pertemuan dengan Nya (pada hari kiamat); lewat lisan Rasul-Nya.
🔊🗣 Ucapan Lisan;
Misalnya: Menyampaikan perkara di atas dengan lisan, berdakwah, membelanya, menjelaskan kebatilan bid’ah yang bertentangan dengan (Syariat) Nya, Mengingat Nya (dengan Dzikir), Menyampaikan perintah-perintah Nya.
✊♥ Amalan Hati;
Misalnya: Mencintai Allah, Tawakkal kepada Nya, Bertaubat kepada Nya, Takut kepada Nya, Berharap kepada Nya, Ikhlash dalam (menjalankan) agama untuk Nya, Sabar dalam menjalankan perintah , Sabar dalam meninggalkan larangan Nya, Sabar dalam menghadap takdir, Ridho kepada Allah dalam masalah takdir, Cinta (kepada orang lain) karena Allah, Benci (kepada orang lain) karena Allah.
✊👤 Amalan Anggota Tubuh;
Misalnya: Sholat, Jihad, Melangkahkan kaki menuju sholat Jum’at dan sholat Jama’ah, Membantu orang yang lemah, Berbuat baik kepada makhluk, dan semisalnya.
📚[Lihat Madarijus Salikin; 1/121]
⏪(5) مُخْلِصًا لَهُ الدِّيْنً
"Dengan mengikhlaskan ketaatan kpada-Nya."
IKHLAS adalah 'murni', yakni yang dimaksud ikhlas di sini adalah seseorang yang beribadah dengan tujuan hanya mencari wajah Allah azza wajalla dan untuk mencapai negeri kemuliaan-Nya (surga), di mana dia tidak beribadah kepada selain-Nya di samping ibadah kepada-Nya, tidak kepada malaikat yang terdekat (kedudukannya dengan Allah) tidak pula kepada Nabi yang diutus.
Allah ta'ala berfirman,
{ثُمَّ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ أَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ} [النحل : 123]
"Kemudian Kami wahyukan kepadamu, ikutilah agama Ibrahim yang hanif dan bukanlah dia termasuk orang-orang musyrik." (QS. An-Nahl: 123)
Dan Allah ta'ala juga berfirman,
{وَمَن يَرْغَبُ عَن مِّلَّةِ إِبْرَاهِيمَ إِلَّا مَن سَفِهَ نَفْسَهُ ۚ وَلَقَدِ اصْطَفَيْنَاهُ فِي الدُّنْيَا ۖ وَإِنَّهُ فِي الْآخِرَةِ لَمِنَ الصَّالِحِينَ * إِذْ قَالَ لَهُ رَبُّهُ أَسْلِمْ ۖ قَالَ أَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ * وَوَصَّىٰ بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ لَكُمُ الدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ} [البقرة : 132-130]
"Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, kecuali orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang shalih. Ketika Rabbnya berfirman kepadanya, 'Tunduklah!' Maka Ibrahim menjawab, 'Aku tunduk kepada Rabb semesta alam.' Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikin pula Ya'qub.
Ibrahim berkata, "Hai anak-anakku, sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagi kalian, maka janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan memeluk agama Islam." (QS. Al-Baqarah:130-132)
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلم
Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam.
#bersambung_ In syaa ALLAH
💻 Sumber :
1. audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain
2. Audio Pembahasan Kitab Tsalatsatul ushul Oleh al Ustadz Khidir, ustadz sofyan Ruray Lc, ustadz Askari dan Ust Abdul Hadi.
3. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Asy Syaikh al Utsaimin
4. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Syaikh Sholeh Al Fauzan
✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul (Risalah ke-3) ♥️
🔊 Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab –Rohimahullah- mengatakan:
اعْلَمْ، أَرْشَدَكَ اللهُ لِطَاعَتِهِ (1) : أَنَّ الْحَنِيفِيَّةَ(2) مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ (3) : أَنْ تَعْبُدَ اللهَ وَحْدَهُ (4) مُخْلِصًا لَهُ الدين (5)
(1) Ketahuilah -Semoga Allah –Ta’ala- memberikan ar-rusyd membimbingmu untuk taat kepada-Nya- ;
(2) Bahwasanya al-Hanifiyyah
(3) adalah Agama Nabi Ibrohim ‘alaihissalam
(4) yaitu Engkau beribadah hanya kepada Allah –Ta’ala-;
(5) Memurnikan ibadah untuk ALLAH dengan penuh ke ikhlasan.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
📚PENJELASAN📚
⏪(1) إِعْلَمْ= Ketahuilah
أَرْشَدَكَ اللَّهُ=
👣➖➖ Ar Rusyd adalah istiqamah (tidak menyimpang) di atas jalan yang al haq (kebenaran)
لِطَاعَتِهِ=
Ketaatan, yakni mencocoki yang diinginkan, yaitu melakukan apa yang diperintah dan meninggalkan yang dilarang.
🖋🔊 Asy-Syaikh Al-Fauzan –Hafizhohullah- menjelaskan,
“Seorang muslim, Tatkala ia mendapatkan bimbingan Allah –Ta’ala- untuk taat kepada-Nya, maka sungguh ia akan bahagia di dunia dan akhirat.
🔰 Ketaatan maknanya mengerjakan perintah-perintah Allah serta meninggalkan larangan-larangan-Nya.
👉 Pada prakteknya, Seseorang itu dikatakan taat kepada Allah –Ta’ala- , Jika dalam mengerjakan perintah-perintah Nya dan (atau) meninggalkan larangan-larangan-Nya; Dia niatkan dengan itu karena;
- Melaksanakan perintah Allah –Ta’ala-,
- Mengharap Wajah Allah –‘Azza waJalla-,
- Mengharap ganjaran Nya, serta
- Merasa takut dengan adzab Nya ))
💯 Barangsiapa di beri taufik kemudahan serta bimbingan untuk taat kepada Allah –Ta’ala- , maka sungguh dia akan merasakan kebahagiaan di dunia dan akhirat.
⏪(2) اَلْحَنِيْفِيَّةُ Al-Hanifiyyah
Adalah millah (agama) yang berpaling dari kesyirikan, dan berdiri di atas keikhlasan kepada Alah azza wajalla. (Ucapan Syaikh 'Utsaimin rohimahullah dalam syarah tsalatsatul ushul)
Asy-Syaikh Al-Fauzan –Hafizhohullah- menjelaskan, Bahwa Hanifiyyah itu adalah agama yang jauh dari kesyirikan, berkecondongan (penuh) kepada Tauhid.
⏪(3) مِلَّةَ Millah
Yaitu jalan keagamaan yang ditempuh oleh Nabi Ibrahim عليه الصلاة والسلام.
▪ إِبْرَاهِيْم
Beliau adalah khalilur Rahman (kekasih Allah), Allah azza wajalla berfirman,
{وَاتَّخَذَ اللَّهُ إِبْرَاهِيمَ خَلِيلًا} [النساء : 125]
"Dan Allah mengambil Ibrahim sebagai kesayangan-Nya." (QS. An-Nisa`: 125)
Beliau adalah BAPAK para nabi.
Dan berulang-ulang penyebutan MANHAJ/PRINSIP beliau di banyak tempat untuk dijadikan contoh tauladan.
⏪(4) أَنْ تَعْبُدَ اللَّهَ وَحْدَهُ
Hendaklah engkau beribadah kepada Allah satu-satu-Nya.
"Agar engkau beribadah kepada Allah" ini adalah khabar dari huruf anna pada kalimat annal hanifiyyata (bahwa al-hanifiyyah).
💡 PENGERTIAN IBADAH SECARA UMUM & KHUSUS 💡
⏩ ibadah dalam pengertian umum adalah=
Sikap menghinakan diri di hadapan Allah, disertai perasaan cinta dan pengagungan dengan mengerjakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya yang mencocoki dengan yang ada dalam syariat-syariat-Nya.
⏩ pengertian IBADAH secara khusus, yakni secara terperinci, adalah seperti yang dijelaskan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah رحمه الله =
Ibadah adalah sebuah nama yang meliputi segala sesuatu yang dicintai dan diridhai oleh Allah, baik berupa ucapan maupun perbuatan yang zahir maupun yang batin.
💡 INGAT KAEDAH nya : dikatakan ibadah, apabila DICINTAI & DIRIDHAI OLEH ALLAH ✅
💐🌷 MACAM-MACAM IBADAH 🌷🌹
🔊📚 Al-Imam Ibnul Qoyyim rohimahullah (Madarijus Salikin) menyebutkan macam-macam ibadah di antaranya;
🔊♥ Ucapan Hati;
Misalnya: Meyakini semua yang dikabarkan Allah –Ta’la- tentang diri-Nya, nama-nama Nya, sifat-sifat Nya, perbuatan-perbuatan Nya, malaikat-malaikat Nya, dan pertemuan dengan Nya (pada hari kiamat); lewat lisan Rasul-Nya.
🔊🗣 Ucapan Lisan;
Misalnya: Menyampaikan perkara di atas dengan lisan, berdakwah, membelanya, menjelaskan kebatilan bid’ah yang bertentangan dengan (Syariat) Nya, Mengingat Nya (dengan Dzikir), Menyampaikan perintah-perintah Nya.
✊♥ Amalan Hati;
Misalnya: Mencintai Allah, Tawakkal kepada Nya, Bertaubat kepada Nya, Takut kepada Nya, Berharap kepada Nya, Ikhlash dalam (menjalankan) agama untuk Nya, Sabar dalam menjalankan perintah , Sabar dalam meninggalkan larangan Nya, Sabar dalam menghadap takdir, Ridho kepada Allah dalam masalah takdir, Cinta (kepada orang lain) karena Allah, Benci (kepada orang lain) karena Allah.
✊👤 Amalan Anggota Tubuh;
Misalnya: Sholat, Jihad, Melangkahkan kaki menuju sholat Jum’at dan sholat Jama’ah, Membantu orang yang lemah, Berbuat baik kepada makhluk, dan semisalnya.
📚[Lihat Madarijus Salikin; 1/121]
⏪(5) مُخْلِصًا لَهُ الدِّيْنً
"Dengan mengikhlaskan ketaatan kpada-Nya."
IKHLAS adalah 'murni', yakni yang dimaksud ikhlas di sini adalah seseorang yang beribadah dengan tujuan hanya mencari wajah Allah azza wajalla dan untuk mencapai negeri kemuliaan-Nya (surga), di mana dia tidak beribadah kepada selain-Nya di samping ibadah kepada-Nya, tidak kepada malaikat yang terdekat (kedudukannya dengan Allah) tidak pula kepada Nabi yang diutus.
Allah ta'ala berfirman,
{ثُمَّ أَوْحَيْنَا إِلَيْكَ أَنِ اتَّبِعْ مِلَّةَ إِبْرَاهِيمَ حَنِيفًا ۖ وَمَا كَانَ مِنَ الْمُشْرِكِينَ} [النحل : 123]
"Kemudian Kami wahyukan kepadamu, ikutilah agama Ibrahim yang hanif dan bukanlah dia termasuk orang-orang musyrik." (QS. An-Nahl: 123)
Dan Allah ta'ala juga berfirman,
{وَمَن يَرْغَبُ عَن مِّلَّةِ إِبْرَاهِيمَ إِلَّا مَن سَفِهَ نَفْسَهُ ۚ وَلَقَدِ اصْطَفَيْنَاهُ فِي الدُّنْيَا ۖ وَإِنَّهُ فِي الْآخِرَةِ لَمِنَ الصَّالِحِينَ * إِذْ قَالَ لَهُ رَبُّهُ أَسْلِمْ ۖ قَالَ أَسْلَمْتُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ * وَوَصَّىٰ بِهَا إِبْرَاهِيمُ بَنِيهِ وَيَعْقُوبُ يَا بَنِيَّ إِنَّ اللَّهَ اصْطَفَىٰ لَكُمُ الدِّينَ فَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ} [البقرة : 132-130]
"Dan tidak ada yang benci kepada agama Ibrahim, kecuali orang yang memperbodoh dirinya sendiri, dan sungguh Kami telah memilihnya di dunia dan sesungguhnya dia di akhirat benar-benar termasuk orang-orang yang shalih. Ketika Rabbnya berfirman kepadanya, 'Tunduklah!' Maka Ibrahim menjawab, 'Aku tunduk kepada Rabb semesta alam.' Dan Ibrahim telah mewasiatkan ucapan itu kepada anak-anaknya, demikin pula Ya'qub.
Ibrahim berkata, "Hai anak-anakku, sesungguhnya Allah telah memilih agama ini bagi kalian, maka janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan memeluk agama Islam." (QS. Al-Baqarah:130-132)
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلم
Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam.
#bersambung_ In syaa ALLAH
💻 Sumber :
1. audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain
2. Audio Pembahasan Kitab Tsalatsatul ushul Oleh al Ustadz Khidir, ustadz sofyan Ruray Lc, ustadz Askari dan Ust Abdul Hadi.
3. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Asy Syaikh al Utsaimin
4. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Syaikh Sholeh Al Fauzan
✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
Comments
Post a Comment