Skip to main content

BAGIAN 17 - TAUHID & SYIRIK

๐Ÿ“š BAGIAN 17 - TAUHID & SYIRIK๐Ÿ“š

♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul (Risalah ke-3) ♥️

๐Ÿ”Š Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab –Rohimahullah- menjelaskan:

ูˆَุฃَุนْุธَู…ُ ู…َุง ุฃَู…َุฑَ ุงู„ู„ู‡ُ ุจِู‡ِ ุงู„ุชَّูˆْุญูŠِุฏُ ูˆَู‡ُูˆَ: ุฅูุฑุงุฏ ุงู„ู„ู‡ ุจุงู„ุนุจุงุฏุฉ (1)

ูˆَุฃَุนْุธَู…ُ ู…َุง ู†َู‡َู‰ ุนَู†ْู‡ ุงู„ุดِّุฑูƒُ. ูˆَู‡ُูˆَ: ุฏَุนْูˆَุฉُ ุบูŠุฑู‡ ู…ุนู‡ (2)

ูˆุงู„ุฏู„ูŠู„ ู‚َูˆْู„ُู‡ُ ุชَุนَุงู„َู‰: {ูˆَุงุนْุจُุฏُูˆุง ุงู„َู‡ู… ูˆَู„ุง ุชُุดْุฑِูƒُูˆุง ุจِู‡ِ ุดَูŠْุฆุงً} [ุณูˆุฑุฉ ุงู„ู†ุณุงุก ุงู„ุขูŠุฉ: 36] . (3)

(1) Perintah terbesar yang diperintahkan Allah –Ta’ala- adalah TAUHID. Yaitu; Mengesakan Allah –Ta’ala- dalam beribadah.

(2) Larangan terbesar yang dilarang Allah –Ta’ala- adalah KESYIRIKAN; Yaitu berdoa kepada selain Allah –Ta’ala- dan juga kepada-Nya.

(3) Dalilnya adalah firman Allah –Ta’ala-:
“Sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatupun.” [ Surat An-Nisaa` ayat 36 ]

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

๐Ÿ“šPENJELASAN๐Ÿ“š

⏩ (1)
ูˆَุฃَุนْุธَู…َ ู…َุง ุฃู…َุฑَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุจِู‡ِ ุงู„ุชَّูˆْุญِูŠْุฏُ ูˆَู‡ُูˆَ : ุฅِูْุฑَุงุฏُ ุงู„ู„َّู‡ِ ุจِุงู„ْุนِุจَุงุฏَุฉِ

"Dan perintah Allah yang paling agung adalah TAUHID, yaitu: Mengesakan Allah (Allah satu-satunya) yang diibadahi."

☝ Tauhid menurut bahasa merupakan mashdar dari kata wahhada yuwahhidu, yakni 'menjadikan sesuatu itu satu'.
Dan tauhid ini tidak bisa terwujud kecuali dengan adanya:
Penafian (peniadaan), dan istbat (penetapan).

๐Ÿ’ฏBahwasanya tidak sempurna tauhid seseorang sampai dia bersyahadat ู„ุงุฅู„ู‡ ุฅู„ุง ุงู„ู„ู‡ bahwa tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah, yakni dia: menafikan (meniadakan) hak peribadahan selain Allah ta'ala, dan menetapkan hak peribadahan hanya untuk Allah.

๐ŸŒปDEFENISI TAUHID๐ŸŒป

⭕1. Defenisi khusus : Mengesakan ALLAH dalam peribadahan.

Yakni, kamu beribadah beribadah kepada Allah satu-satuNya dan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatupun.

⭕2. Defenisi Umum : Mengesakan Allah yang Maha Suci dengan apa yang khusus bagi-Nya/ pada setiap Hak-Nya.

๐ŸŒปMACAM-MACAM TAUHID ๐ŸŒป

1). Tauhid Rububiyah
2). Tauhid Uluhiyyah
3). Tauhid Asma' wash shifat

⭕ TAUHID RUBUBIYAH

Yakni mengesakan Allah ta'ala dalam hal: penciptaan, kekuasaan dan pengaturan.

Allah berfirman,

{ุงู„ู„َّู‡ُ ุฎَุงู„ِู‚ُ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ۖ }

"Allah yang menciptakan segala sesuatu." (QS. Az-Zumar: 62)

Dan Allah ta'ala berfirman,

{ู‡َู„ْ ู…ِู†ْ ุฎَุงู„ِู‚ٍ ุบَูŠْุฑُ ุงู„ู„َّู‡ِ ูŠَุฑْุฒُู‚ُูƒُู… ู…ِّู†َ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ۚ ู„َุง ุฅِู„َٰู‡َ ุฅِู„َّุง ู‡ُูˆَ ۖ }

"Adakah pencipta selain Allah yang dapat memberikan rezeki kepada kalian dari langit dan dari bumi? Tidak ada sesembahan yang haq selain Dia." (QS. Fathir: 3)

Dan Allah ta'ala berfirman,

{ุชَุจَุงุฑَูƒَ ุงู„َّุฐِูŠ ุจِูŠَุฏِู‡ِ ุงู„ْู…ُู„ْูƒُ ูˆَู‡ُูˆَ ุนَู„َู‰ٰ ูƒُู„ِّ ุดَูŠْุกٍ ู‚َุฏِูŠุฑٌ}

"Mahasuci Allah yang menguasai segala kerajaan, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu." (QS. Al-Mulk: 1)

Juga Allah ta'ala berfirman,

{ุฃَู„َุง ู„َู‡ُ ุงู„ْุฎَู„ْู‚ُ ูˆَุงู„ْุฃَู…ْุฑُ ۗ ุชَุจَุงุฑَูƒَ ุงู„ู„َّู‡ُ ุฑَุจُّ ุงู„ْุนَุงู„َู…ِูŠู†َ}

"Ketahuilah, mencipta dan memerintah hanyalah hak Allah, Mahasuci Allah Rabb semesta alam." (QS. Al-A'raf: 54)

⭕ TAUHID ULUHIYYAH

Yakni, mengesakan Allah ta'ala dalam peribadatan.

Mentauhidkan Allah dalam ibadah, yakni IBADAH HANYA KEPADA ALLAH dan tidak menyekutukan Allah dalam IBADAH, yakni:

Tidak beribadah kepada Allah dibarengi dengan ibadah kepada selain Allah

⭕TAUHID ASMA' WASH SHIFAT

Yakni, mengesakan Allah ta'ala dengan apa yang Allah menamakan dan menyifati diri-Nya dengannya, baik yang ada dalam kitab-Nya atau yang dijelaskan oleh lisan Rasul-Nya.

Dan terdapat 2 kaedah penting yang perlu kita pahami bersama agar kita tidak terjerumus kedalam penyimpangan asma wa shifat, yaitu :

1. Menetapkan apa yang telah Allah tetapkan, dan

2. meniadakan apa yang telah Allah tiadakan.

Tanpa melakukan: tahrif, ta'thil, takyif dan tamstil.

⭕TAHRIF = Merubah makna
⭕TA'THIL = Menolak atau meniadakan
⭕TAKYIF = Menanyakan 'bagaimana' atau menggambarkan hakikat nama atau sifat Allah
⭕TAMTSIL = Menyerupakan nama dan sifat Allah dengan makhluk.

❗❗Dari tiga macam tauhid tersebut, yang dimaksud oleh penulis di sini adalah TAUHID ULUHIYYAH.

TAUHID ULUHIYYAH inilah yang orang-orang musyrik mengalami kesesatan padanya yang kemudian mereka diperangi oleh Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…, dan beliau halalkan:
darah-darah mereka, harta-harta mereka, bumi dan negeri-negeri mereka, serta ditawannya wanita-wanita dan anak-anak mereka.

Dan kebanyakan usaha yang dilakukan oleh para rasul untuk mengobati kaum mereka adalah pada tauhid ULUHIYYAH ini

Allah ta'ala berfirman,

ูˆَู„َู‚َุฏْ ุจَุนَุซْู†َุง ูِูŠ ูƒُู„ِّ ุฃُู…َّุฉٍ ุฑَّุณُูˆู„ุงً ุฃَู†ِ ุงุนْุจُุฏُูˆุงْ ุงู„ู„ّู‡َ

"Dan sungguh Kami telah mengutus seorang rasul kepada setiap umat (untuk mendakwahkan) hendaklah kalian beribadah hanya kepada Allah." (QS. An-Nahl: 36)

Maka ibadah tidak sah kecuali hanya untuk Allah azza wajalla.

Dan barangsiapa merusak tauhid ini (tauhid uluhiyyah), maka dia seorang MUSYRIK KAFIR, meskipun dia telah menyatakan tauhid Rububiyyah dan tauhid Asma' wash Shifat.

Meskipun seseorang telah menyatakan tauhid:
1. Rububiyyah, dan
2. Asma' wash Shifat
dengan pernyataan yang sempurna, tapi dia pergi ke kuburan lalu beribadah kepada penghuni kubur itu, atau dia melakukan nadzar untuknya dalam rangka mendekatkan diri kepadanya, maka dia telah MUSYRIK KAFIR dan kekal dalam neraka.

Allah ta'ala berfirman,

ุฅِู†َّู‡ُ ู…َู†ْ ูŠُุดْุฑِูƒْ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ูَู‚َุฏْ ุญَุฑَّู…َ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ูˆَู…َุฃْูˆَุงู‡ُ ุงู„ู†َّุงุฑُ ูˆَู…َุง ู„ِู„ุธَّุงู„ِู…ِูŠู†َ ู…ِู†ْ ุฃَู†ْุตَุงุฑٍ ۩

"Sesungguhnya orang yang menyekutukan Allah, maka sungguh Allah telah mengharamkan surga untuknya, dan tempat kembalinya adalah neraka, dan tidak ada seorang penolongpun untuk orang-orang zhalim." (QS. Al-Maidah: 72)

☝☝☝ TAUHID adalah perkara TERBESAR yang Allah perintahkan. Karena tauhid adalah pokok/ dasar dibangun di atasnya agama ini secara keseluruhan, oleh karena itu Nabi ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… memulai dakwah kepada Allah dengan TAUHID ini (tauhid Uluhiyyah), dan beliau memerintahkan kepada orang yang diutus untuk berdakwah agar memulai dakwah dengan tauhid ini.

❔❔❔ Tentu ada yang bertanya, dari mana pembagian Tauhid menjadi 3 ?? Bukankah ini perkara bid'ah ??

Yuk simak penjelasan dibawah ini.

Pembagian tauhid menjadi 3 merupakan ISTIQRO yaitu hasil penelitian para ulama terhadap seluruh dalil Al Qur'an dan as Sunnah. Sehingga pembagian ini BUKAN BID'AH karena istiqro yang sempurnah adalah HUJJAH !

๐Ÿ”Š Syaikh Bakr Abu Zaid berkata dalam risalahnya At Tahdzir hlm. 30 berkisar pembagian tauhid. Kata beliau : “Pembagian ini adalah hasil istiqra (telaah) para ulama Salaf terdahulu seperti yang diisyaratakan oleh Ibnu Mandah dan Ibnu Jarir Ath Thabari serta yang lainnya. Hal ini pun diakui oleh Ibnul Qayim. Begitu pula Syaikh Zabidi dalam Taaj Al Aruus dan Syaikh Syanqithi dalam Adhwa Al-Bayaan, dan yang lainnya. Semoga Allah merahmati semuanya

Ini adalah hasil telaah yang paripurna dari nash-nash syar’i , seperti yang dikenal dalam setiap bidang ilmu. Seperti hasil tela’ah pakar ilmu Nahwu terhadap bahasa Arab menjadi : isim, fi’il dan harf. Dan orang-orang Arab tidak mencela dan melecehkan para pakar Nahwu tersebut terhadap hasil telaahnya”.

Bahkan di dalam Al Qur’an disebutkan satu ayat yang mengumpulkan seluruh jenis tauhid tersebut.

“Rabb (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, Maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?” (QS. Maryam: 65)

๐ŸŒทAgar kita juga tidak bingung saat membaca kitab para ulama , perlu kita ketahui bahwa terdapat beberapa ulama membagi pembagian tauhid menjadi 2 yaitu :

⭕ A) ุงู„ุชَّูˆْุญِูŠْุฏُ ุงู„ْุนِู„ْู…ِูŠِّ ุงู„ْุฎَุจَุฑِูŠِّ  dan ุงู„ุชَّูˆْุญِูŠْุฏِ ุงู„ุทَّู„َุจِูŠِّ ุงู„ุฅِุฑَุงุฏِูŠِّ

Tauhid ilmi khobari ( ilmiah dan pemberitaan) dan Tauhid iradi thalabi (perintah dan tuntunan)

⭕ B ุชَูˆْุญِูŠْุฏُ ุงู„ْู…َุนْุฑِูَุฉِ ูˆَุงู„ْุฅِุซْุจَุงุชِ dan ุชَูˆْุญِูŠْุฏُ ุงู„ุทَّู„َุจِ ูˆَุงู„ْู‚َุตْุฏِ.
Tauhid thalabi wal qasdhi dan tauhid makrifah wal itsbat

⭕ C) ุชَูˆْุญِูŠْุฏُ ุงู„ุฅِุนْุชِู‚َุงุฏِ  dan ุชَูˆْุญِูŠْุฏُ ุงู„ْุนَู…َู„ِ
Tauhid 'amali dan Tauhid 'iqtiqadi

๐Ÿ“› Tapi kita tidak perlu pusing , karena pembagian Tauhid menjadi 2 atau 3 memiliki esensi yang sama.

๐Ÿ’ก๐Ÿ’ก Untuk lebih memudahkannya, maka kami akan menyimpulkannya sebagai berikut :

๐Ÿ”† TAUHID ULUHIYAH = TAUHID IRADI AT THALABI = TAUHID THALABI WAL QASDHI = TAUHID 'AMALI.

๐Ÿ”† TAUHID RUBUBIYAH & TAUHID ASMA WA SHIFAT = TAUHID 'ILMI KHOBARI = TAUHID MAKRIFAH WAL ITSBAT = TAUHID 'IQTIQADI.

Kami tutup pembahasan Tauhid ini dengan perkataan Ibnul Qoyyim rohimahullah yaitu : "SELURUH AYAT DALAM AL QUR'AN BERISI TENTANG TAUHID"

⏩ (2 & 3)
ูˆุฃุนุธู… ู…ุง ู†ู‡ู‰ ุนู†ู‡ ุงู„ุดุฑูƒ.
ูˆู‡ูˆ: ุฏุนูˆุฉ ุบูŠุฑู‡ ู…ุนู‡، ูˆุงู„ุฏู„ูŠู„ ู‚ูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰: ูˆุงุนุจุฏูˆุง ุงู„ู„ู‡ ูˆู„ุง ุชุดุฑูƒูˆุง ุจู‡ ุดูŠุฆุง. ุณูˆุฑุฉ ุงู„ู†ุณุงุก، ุงู„ุขูŠุฉ: ูฃูฆ

Artinya:
"Dan perkara terbesar yang dilarang oleh Allah adalah SYIRIK, yaitu: Beribadah kepada selain Allah di samping ibadah kepada Allah. Dalilnya: Allah ta'ala berfirman, "Dan beribadahlah kepada Allah dan janganlah kalian menyekutukan-Nya dengan sesuatu apapun." (QS. An-Nisa`: 36)

❌❌ LARANGAN Allah yang paling besar adalah SYIRIK.
Karena HAK yang paling besar adalah HAK ALLAH azza wajalla.

Maka jika seseorang meremehkannya, maka sungguh dia telah meremehkan hak yang paling besar, yakni (HAK ALLAH SATU-SATUNYA) adalah: MENTAUHIDKAN ALLAH

Allah ta'ala berfirman,

ุฅِู†َّ ุงู„ุดِّุฑْูƒَ ู„َุธُู„ْู…ٌ ุนَุธِูŠู…ٌ ۩

"Sesungguhnya syirik benar-benar kezhaliman yang besar." (QS. Luqman: 13)

Dan Allah ta'ala berfirman,

ูˆَู…َู†ْ ูŠُุดْุฑِูƒْ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ูَู‚َุฏِ ุงูْุชَุฑَู‰ٰ ุฅِุซْู…ًุง ุนَุธِูŠู…ًุง ۩

"Dan barang siapa menyekutukan Allah, maka sungguh dia telah berbuat dosa besar." (QS. An-Nisa`: 48)

Dan Allah azza wajalla berfirman,

ูˆَู…َู†ْ ูŠُุดْุฑِูƒْ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ูَู‚َุฏْ ุถَู„َّ ุถَู„َุงู„ًุง ุจَุนِูŠุฏًุง ۩

"Dan barang siapa menyekutukan Allah, maka sungguh dia telah tersesat sejauh-jauhnya." (QS. An-Nisa`: 116)

Dan Allah ta'ala berfirman,

ุฅِู†َّู‡ُ ู…َู†ْ ูŠُุดْุฑِูƒْ ุจِุงู„ู„َّู‡ِ ูَู‚َุฏْ ุญَุฑَّู…َ ุงู„ู„َّู‡ُ ุนَู„َูŠْู‡ِ ุงู„ْุฌَู†َّุฉَ ูˆَู…َุฃْูˆَุงู‡ُ ุงู„ู†َّุงุฑُ ูˆَู…َุง ู„ِู„ุธَّุงู„ِู…ِูŠู†َ ู…ِู†ْ ุฃَู†ْุตَุงุฑٍ ۩

"Sesungguhnya barang siapa yang menyekutukan Allah, maka sungguh Allah haramkan untuknya surga, dan tempat kembalinya adalah neraka dan tidak ada seorang penolong pun bagi orang-orang yang zhalim." (QS. Al-Maidah: 72)

Dan Allah ta'ala berfirman,

ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู„َุง ูŠَุบْูِุฑُ ุฃَู†ْ ูŠُุดْุฑَูƒَ ุจِู‡ِ ูˆَูŠَุบْูِุฑُ ู…َุง ุฏُูˆู†َ ุฐَٰู„ِูƒَ ู„ِู…َู†ْ ูŠَุดَุงุกُ ۚ

"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni semua dosa selain syirik bagi siapa yang dikehendaki-Nya." (QS. An-Nisa`: 48)

Maka Allah ta'ala memerintahkan untuk beribadah hanya kepada-Nya, dan melarang syirik (menyekutukan-Nya)

Hal ini mengandung penetapan untuk beribadah kepada-Nya saja.

Maka siapa yang tidak beribadah kepada Allah maka dia KAFIR LAGI SOMBONG, dan Barang siapa yang beribadah kepada Allah, tapi juga beribadah kepada yang lain di samping kepada Allah, maka dia KAFIR MUSYRIK

❌❌ Defenisi Musyrik adalah BERIBADAH KEPADA ALLAH DAN BERIBADAH KEPADA SELAIN ALLAH.

Dan barang siapa beribadah kepada Allah saja, maka dia seorang MUSLIM YANG IKHLAS

๐ŸŒป PEMBAGIAN SYIRIK ๐ŸŒป

Syirik ada dua macam:

1. Syirik besar
2. Syirik kecil

⭕ 1. SYIRIK BESAR yaitu semua yang dinyatakan syirik oleh pembuat syariat (Allah) dan mengandung konsekuensi yang membuat seseorang keluar dari agamanya.

⭕ 2. SYIRIK KECIL yaitu semua ucapan dan perbuatan yang dinyatakan oleh syariat dengan sifat syirik, tapi tidak mengeluarkan seseorang dari agama.

Dan WAJIB atas manusia untuk WASPADA terhadap dosa syirik, baik: syirik besar, maupun syirik kecil.

Karena Allah ta'ala telah berfirman,

ุฅِู†َّ ุงู„ู„َّู‡َ ู„َุง ูŠَุบْูِุฑُ ุฃَู†ْ ูŠُุดْุฑَูƒَ ุจِู‡ِ ۩

"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik." (QS. An-Nisa`: 48)
ุงَู„ู„َّู‡ُู…َّ ุฅِู†ِّูŠْ ุฃَุนُูˆْุฐُ ุจِูƒَ ุฃَู†ْ ุฃُุดْุฑِูƒَ ุจِูƒَ ูˆَุฃَู†َุง ุฃَุนْู„َู…ُ، ูˆَุฃَุณْุชَุบْูِุฑُูƒَ ู„ِู…َุง ู„ุงَ ุฃَุนْู„ู…

Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam.

Selesai Risalah dari kitab Tsalatsatul Ushul

#bersambung_ In syaa ALLAH

๐Ÿ’ป Sumber :

1. audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain
2. Audio Pembahasan Kitab Tsalatsatul ushul Oleh al Ustadz Khidir, ustadz sofyan Ruray Lc, ustadz Askari dan Ust Abdul Hadi.
3. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Asy Syaikh al Utsaimin
4. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Syaikh Sholeh Al Fauzan

✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair

Comments

Popular posts from this blog

BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah

๐Ÿ“š BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah ๐Ÿ“š ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ Berikut daftar pembahasan dalam artikel ini : ⭕ Defenisi Roja' ⭕ Perbedaan Antara Tamanni dan Roja’ ⭕ Macam-macam Roja` ⭕ Tanda-tanda adanya Roja` pada diri seseorang adalah ⭕ Peranan Roja` (rasa harap) dan Khouf (rasa takut) dalam kehidupan seseorang ⭕ Dalil tentang roja QS. AL KAHFI AYAT 110 ⭕ Kaedah Penting (Manhaj Firqoh menyimpang dalam masalah Aqidah) ๐Ÿ—ฃ Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rohimahullah menjelaskan: ูˆุฏู„ูŠู„ ุงู„ุฑุฌุงุก ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ : ูَู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ูŠَุฑْุฌُูˆุง ู„ِู‚َุงุกَ ุฑَุจِّู‡ِ ูَู„ْูŠَุนْู…َู„ْ ุนَู…َู„ุงً ุตَุงู„ِุญุงً ูˆَู„ุง ูŠُุดْุฑِูƒْ ุจِุนِุจَุงุฏَุฉِ ุฑَุจِّู‡ِ ุฃَุญَุฏุงً [ุณูˆุฑุฉ ุงู„ูƒู‡ู، ุงู„ุขูŠุฉ: 110] Dan dalil untuk Roja` adalah firman Allah Ta’ala (artinya): ”Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Robbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang sholeh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Robbnya.” [ Al-Kahfi : 110 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ๐Ÿ“šPENJELASAN๐Ÿ“š Ar-Roja’...

BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah

๐Ÿ“š BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah ๐Ÿ“š ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ ูˆุฏู„ูŠู„ ุงู„ุฑุบุจุฉ ูˆุงู„ุฑู‡ุจุฉ ูˆุงู„ุฎุดูˆุน، ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰: {ุฅِู†َّู‡ُู…ْ ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠُุณَุงุฑِุนُูˆู†َ ูِูŠ ุงู„ْุฎَูŠْุฑَุงุชِ ูˆَูŠَุฏْุนُูˆู†َู†َุง ุฑَุบَุจًุง ูˆَุฑَู‡َุจًุง ูˆَูƒَุงู†ُูˆุง ู„َู†َุง ุฎَุงุดِุนِูŠู†َ} ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุฃู†ุจูŠุงุก، ุงู„ุขูŠุฉ: ูฉู  Dan dalil untuk Roghbah, Rohbah, dan Khusyu’ adalah firman-Nya –Subhanahu wa Ta’ala- (artinya): “Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.” [QS . Al-Anbiya : 90 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ๐Ÿ“šPENJELASAN๐Ÿ“š Sisi pendalilan dari dalil diatas adalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memuji para Nabi-Nya disaat berdo'a dengan penuh HARAP, CEMAS & KHUSYU'. Dan telah diketahu bersama bahwa ibadah adalah sesuatu yang dicintai & dirdhoi Allah Subhanahu wa Ta’ala. ๐Ÿ‘ค Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rohimahullah dala...

Materi Al-Qawa’idul Arba’ah (SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah)

♥️  Yuk muroja'ah materi Qawaidul arba’  ♥️ ๐Ÿ”ด  SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah ๐Ÿ”ด ๐Ÿ”Š   Syaikh rahimahullah berkata : ุงู„ู‚ุงุนุฏุฉ ุงู„ุฃูˆู„ู‰ ุฃู† ุชุนู„ู… ุฃู†ّ ุงู„ูƒูّุงุฑ ุงู„ุฐูŠู† ู‚ุงุชู„ู‡ู… ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูŠُู‚ِุฑُّูˆู† ุจุฃู†ّ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู‡ูˆ ุงู„ุฎุงู„ِู‚ ุงู„ู…ุฏุจِّุฑ، ูˆุฃู†ّ ุฐู„ูƒ ู„ู… ูŠُุฏْุฎِู„ْู‡ู… ููŠ ุงู„ุฅุณู„ุงู…، ูˆุงู„ุฏู„ูŠู„: ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰: {ู‚ُู„ْ ู…َู†ْ ูŠَุฑْุฒُู‚ُูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ุฃَู…َّู†ْ ูŠَู…ْู„ِูƒُ ุงู„ุณَّู…ْุนَ ูˆَุงู„ْุฃَุจْุตَุงุฑَ ูˆَู…َู†ْ ูŠُุฎْุฑِุฌُ ุงู„ْุญَูŠَّ ู…ِู†ْ ุงู„ْู…َูŠِّุชِ ูˆَูŠُุฎْุฑِุฌُ ุงู„ْู…َูŠِّุชَ ู…ِู†ْ ุงู„ْุญَูŠِّ ูˆَู…َู†ْ ูŠُุฏَุจِّุฑُ ุงู„ْุฃَู…ْุฑَ ูَุณَูŠَู‚ُูˆู„ُูˆู†َ ุงู„ู„َّู‡ُ ูَู‚ُู„ْ ุฃَูَู„َุง ุชَุชَّู‚ُูˆู†َ}   (ูŠูˆู†ุณ:31) Kaidah pertama: Anda perlu mengetahui bahwa orang-orang kafir yang diperangi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meyakini bahwa Allah Ta’ala adalah satu-satunya Sang Pencipta dan Pengatur (segala urusan). Meski demikian, hal itu tidaklah menyebabkan mereka masuk ke dalam agama Islam. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala: ู‚ُู„ْ ู…َู†ْ ูŠَุฑْุฒُู‚ُูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ...