๐ BAGIAN 18 - Tiga Landasan Pokok ๐
♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul (Inti Masalah) ♥️
๐Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab –Rohimahullah- menjelaskan:
ูุฅุฐุง ููู ูู ู ุง ูู ุงูุฃุตูู ุงูุซูุงุซุฉ ุงูุชู ุชุฌุจ ู َุนْุฑَِูุชَُูุง؟ َُْููู: ู َุนْุฑَِูุฉُ ุงْูุนَุจْุฏِ ุฑَุจَُّู، َูุฏَُِููู، ََููุจَُِّูู ู ุญู ุฏ - ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู –
Dan apabila engkau ditanya:
“Apa itu tiga perkara dasar yang wajib diketahui?”
Jawablah:
Seorang hamba wajib mengenal;
1 (Yang Pertama); Robb-Nya (Tuhan-Nya),
2(Yang Kedua); Agamanya,
3(Yang Ketiga); Nabi Muhammad –shollallahu ‘alaihi wasallam-.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐PENJELASAN๐
⏩ Matan
ูุฅุฐุง ููู ูู: ู ุง ุงูุฃุตูู ุงูุซูุงุซุฉ ุงูุชู ูุฌุจ ุนูู ุงูุฅูุณุงู ู ุนุฑูุชูุง؟
๐ปApabila ditanyakan kepadamu: Apakah tiga landasan utama yang wajib diketahui oleh manusia?๐ป
Kata 'ushul' bentuk jamak dari kata 'ashl' (=pokok) yaitu: sesuatu yang dibangun di atasnya sesuatu yang lain.
Maka pokok dinding adalah pondasinya, dan pokok pohon adalah akarnya.
Allah ta'ala berfirman,
{ุฃََูู ْ ุชَุฑَ ََْููู ุถَุฑَุจَ ุงَُّููู ู َุซًَูุง َِููู َุฉً ุทَِّูุจَุฉً َูุดَุฌَุฑَุฉٍ ุทَِّูุจَุฉٍ ุฃَุตَُْููุง ุซَุงุจِุชٌ ََููุฑْุนَُูุง ِูู ุงูุณَّู َุงุกِ}
"Tidakkah kalian perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat thayyibah (kalimat tauhid) seperti pohon yang baik, akarnya kokoh dan cabangnya menjulang ke langit." (QS. Ibrahim: 24)
Penulis ุฑุญู ู ุงููู menampilkan permasalahan ini dalam bentuk pertanyaan, dengan alasan :
1. agar seseorang lebih perhatian terhadapnya, sebab ini adalah permasalan besar dan pokok-pokok yang penting yang ditanyakan di alam kubur.
2. Pertanyaan biasanya lebih melekat di pikiran dan lebih mudah dipahami.
oleh karena itu penulis mengatakan,
"Sesungguhnya inilah AL-USHUL ATS-TSALATSAH yang wajib diketahui oleh manusia, karena perkara-perkara pokok inilah yang akan ditanyakan kepada seseorang di dalam kuburnya ketika dia telah dikubur dan teman-temannya telah meninggalkannya, maka datanglah dua malaikat, kemudian mendudukkannya, lalu keduanya bertanya kepadanya,
ู ู ุฑุจู؟ ? Siapa Rabbmu
ู ุง ุฏููู؟ ? Apa agamamu
ู ู ูุจูู؟ ? Siapa nabimu
๐ฏAdapun seorang mukmin akan menjawab,
Rabbku adalah Allah
Agamaku Islam, dan
Nabiku adalah Muhammad
❌๐ซSedangkan orang yang ragu imannya atau orang munafik akan menjawab,
๐"Hah..hah..saya tidak tahu, saya mendengar manusia mengatakan sesuatu lalu saya ikut mengatakannya!
๐ญ Jawaban dalam kubur dari orang munafik dan orang yang ragu dalam imannya, sama seperti jawaban orang-orang yang TAKLID, hanya meniru-niru kebanyakan orang, sehingga di dalam kubur mereka dilupakan dan tidak bisa menjawab pertanyaan dua malaikat.
☝Oleh karena itu TAUHID harus diamalkan berdasarkan ILMU yang WAJIB dipelajari, bukan dengan taklid.
Maka TAUHID yang dipahami dan diamalkan berdasarkan ILMU seperti PONDASI yang kuat melekat dalam kalbu ketika di dunia sampai di akhirat bahkan di dalam kubur.
✅๐ป Di dalam hadits dijelaskan bahwa orang-orang yang bisa menjawab di alam kubur dengan jawaban yang benar; maka dia akan mendapatkan kenikmatan di dalam kuburnya; seperti:
๐Diberi alas dari Jannah,
๐ทDibukakan pintu menuju Jannah,
๐นDiperluas kuburannya sejauh mata memandang,
๐ผMendapatkan aroma wangi Jannah,
๐Bisa melihat tempat tinggalnya di dalam Jannah,
๐นSampai-sampai dia meminta agar kiamat disegerakan.
๐ Adapun orang-orang yang tidak bisa menjawab tiga pertanyaan itu; semisal orang-orang kafir dan munafik; maka mereka akan mendapatkan adzab kubur; dikabarkan dalam hadits;
๐จ Dia akan dipukul oleh malaikat yang mendatanginya,
⛓ Dia pun berteriak sangat keras sampai-sampai kalau saja teriakannya itu didengar oleh manusia, pasti manusia itu pingsan (karena saking kerasnya).
❌ Kuburannya akan dipersempit sampai tulang-tulang rusuknya berhimpitan,
๐ Dibukakan pintu menuju Neraka, Sehingga hawa panasnya terasa olehnya,
๐ญ Dia pun mengatakan; "Ya Allah, Tundalah hari kiamat!,"
Wal-‘Iyadzubillah…
๐ฏ Agar kita bisa menjawab pertanyaaan-pertanyaan itu , seyogyanya kita mempelajarinya, meyakininya dalam hati, serta mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari-hari.
Allah –Ta’ala- berfirman;
ُูุซَุจِّุชُ ุงَُّููู ุงَّูุฐَِูู ุขู َُููุง ุจِุงَِْْูููู ุงูุซَّุงุจِุชِ ِูู ุงْูุญََูุงุฉِ ุงูุฏَُّْููุง َِููู ุงْูุขุฎِุฑَุฉِ
“Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.” [ QS Ibrohim; 27 ]
⏩ Matan
*ููู: ู ุนุฑูุฉ ุงูุนุจุฏ ุฑุจู*
๐ป"Maka jawablah, pengenalan hamba kepada Rabb-nya."
๐ป
๐ Catatan : Kata "ma'rifah" digunakan untuk Makhluk dan ALLAH tidak disifati dengan ini. ALLAH disifati dengan ilmu. Sebab ma'rifah bisa jadi di dahului dengan ketidaktahuan sebelumnya. Dan MAHA SUCI ALLAH DARI SIFAT KETIDAK TAHUAN.
☝MENGENAL ALLAH bisa dengan beberapa sebab, di antaranya:
1. MENGAMATI dan MEMERHATIKAN makhluk-makhluk ciptaan Allah azza wajalla.
Karena hal itu akan mengantarkan kepada mengenal Allah, dan mengenal kebesaran kekuasaan Allah yang sempurna, juga hikmah dan rahmat-Nya.
Allah ta'ala berfirman,
*{ุฃَََููู ْ َููุธُุฑُูุง ِูู ู ََُูููุชِ ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ َูู َุง ุฎَََูู ุงَُّููู ู ِู ุดَْูุกٍ}* [ุงูุฃุนุฑุงู : 185]
"Dan apakah mereka tidak memerhatikan kerajaan langit dan bumi serta segala sesuatu yang diciptakan Allah." (QS. Al-A'raf: 185)
Allah azza wajalla berfirman,
*{۞ ُْูู ุฅَِّูู َุง ุฃَุนِุธُُูู ุจَِูุงุญِุฏَุฉٍ ۖ ุฃَู ุชَُููู ُูุง َِِّููู ู َุซَْٰูู َُููุฑَุงุฏَٰู ุซُู َّ ุชَุชَََّููุฑُูุง ۚ}* [ุณุจุฅ : 46]
Katakanlah: "Sesungguhnya aku memperingatkan kepada kalian dengan satu perkara saja, yaitu hendaklah kalian menghadap Allah (dengan ikhlas), baik berdua maupun sendiri, kemudian kalian fikirkan (tentang Muhammad)." (QS. Saba`: 46)
Dan Allah ta'ala berfirman,
*{ุฅَِّู ِูู ุฎَِْูู ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ َูุงุฎْุชَِูุงِู ุงَِّْูููู َูุงََّูููุงุฑِ َูุขَูุงุชٍ ِّูุฃُِููู ุงْูุฃَْูุจَุงุจِ}* [ุขู ุนู ุฑุงู : 190]
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta dalam silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal." (QS. Ali 'Imran: 190)
Allah azza wajalla berfirman,
*{ุฅَِّู ِูู ุงุฎْุชَِูุงِู ุงَِّْูููู َูุงََّูููุงุฑِ َูู َุง ุฎَََูู ุงَُّููู ِูู ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ َูุขَูุงุชٍ َِّْูููู ٍ َูุชََُّููู}* [ูููุณ : 6]
"Sesungguhnya dalam pergantian malam dan siang dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan-Nya bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Yunus: 6)
Allah ta'ala berfirman,
*{ุฅَِّู ِูู ุฎَِْูู ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ َูุงุฎْุชَِูุงِู ุงَِّْูููู َูุงََّูููุงุฑِ َูุงُِْْูููู ุงَّูุชِู ุชَุฌْุฑِู ِูู ุงْูุจَุญْุฑِ ุจِู َุง ََูููุนُ ุงَّููุงุณَ َูู َุง ุฃَูุฒََู ุงَُّููู ู َِู ุงูุณَّู َุงุกِ ู ِู ู َّุงุกٍ َูุฃَุญَْูุง ุจِِู ุงْูุฃَุฑْุถَ ุจَุนْุฏَ ู َْูุชَِูุง َูุจَุซَّ َِูููุง ู ِู ُِّูู ุฏَุงุจَّุฉٍ َูุชَุตْุฑِِูู ุงูุฑَِّูุงุญِ َูุงูุณَّุญَุงุจِ ุงْูู ُุณَุฎَّุฑِ ุจََْูู ุงูุณَّู َุงุกِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ َูุขَูุงุชٍ َِّْูููู ٍ َูุนَُِْูููู}* [ุงูุจูุฑุฉ : 164]
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)nya, dan Dia sebarkan di muka bumi segala jenis hewan, dan kisaran angin serta awan yang dikendalikan antara langit dan bumi sungguh terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang mau memikirkan." (QS. Al-Baqarah: 164)
2. MENGAMATI AYAT-AYAT ALLAH yang bersifat syariat
yakni WAHYU yang telah dibawa oleh para rasul _ุนูููู ุงูุตูุงุฉ ูุงูุณูุงู _
Maka mengamati ayat-ayat tersebut dan maslahat-maslahat besar yang ada di dalamnya, di mana kehidupan semua makhluk di dunia dan di akhirat tidak bisa tegak kecuali dengannya.
Maka apabila seseorang mau mengamati ayat-ayat tersebut dan memerhatikannya, dan juga memerhatikan ILMU dan HIKMAH yang dikandungnya, dan dia menemukan keteraturannya dan kesesuaiannya dengan maslahat hamba, maka dia akan MENGENAL RABB-nya azza wajalla, sebagaimana firman Allah azza wajalla:
*{ุฃَََููุง َูุชَุฏَุจَّุฑَُูู ุงُْููุฑْุขَู ۚ ََْููู َูุงَู ู ِْู ุนِูุฏِ ุบَْูุฑِ ุงَِّููู ََููุฌَุฏُูุง ِِููู ุงุฎْุชَِูุงًูุง َูุซِูุฑًุง}* [ุงููุณุงุก : 82]
"Maka apakah mereka tidak memerhatikan Al-Quran? Seandainya Al-Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka akan mendapati pertentangan yang banyak di dalamnya." (QS. An-Nisa`: 82)
Termasuk pula dari sebab-sebab seorang hamba dapat MENGENAL ALLAH adalah:
3. apa yang Allah ta'ala berikan ke dalam HATI orang mukmin berupa ilmu MENGENAL ALLAH TA'ALA sehingga seolah-olah dia bisa melihat Rabbnya dengan pandangan matanya.
Nabi _ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู _ bersabda, ketika Jibril bertanya kepada beliau tentang IHSAN, beliau menjawab,
*ุฃู ุชุนุจุฏ ุงููู ูุฃูู ุชุฑุงู، ูุฅู ูู ุชูู ุชุฑุงู ูุฅูู ูุฑุงู*
(Ihsan yaitu:) "Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya, jika engkau tidak bisa seolah-olah melihatnya, maka sesungguhnya Dia melihatmu." (HR. Muslim)
⏩ Matan
*ูุฏููู.* (wa diinahu)
๐ป"Dan mengenal agamanya (Islam)."๐ป
Yakni mengenal USHUL YANG KEDUA, yaitu agama Islam yang dibebani untuk mengamalkannya, dan apa yang dikandungnya berupa hikmah, rahmat, dan kemaslahatan untuk semua makhluk; serta menyingkirkan segala mafsadah (kerusakan) darinya.
Barangsiapa mau memerhatikan AGAMA ISLAM dengan dengan sebenar-benarnya berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah, maka dia akan mengetahui bahwa Islam adalah agama:
yang haq, dan agama yang mana makhluk tidak mendapat kemaslahan kecuali dengannya.
Akan tetapi tidak seharusnya kita menilai Islam dengan kondisi kaum muslimin di zaman ini, karena kaum muslimin di zaman ini telah:
menyepelekan banyak hal, dan melanggar larangan-larangan besar,sehingga kehidupan di antara mereka di beberapa negeri seolah-olah berjalan dalam iklim yang tidak islami.
Padahal agama Islam alhamdulillah mengandung semua kemaslahatan yang ada pada agama-agama sebelumnya, dan bahkan Islam lebih istimewa dari agama-agama sebelumnya karena kondisinya yang sesuai dengan segala zaman, tempat, dan umat.
Dan makna kondisi agama Islam yang sesuai dengan segala zaman, tempat, dan umat adalah:
๐ทbahwa memeluk agama Islam tidak menghilangkan segala kemaslahatan umat pada zaman dan tempat manapun.
๐ทMaka agama Islam memerintahkan untuk melakukan semua amal shalih, dan melarang semua amal perbuatan yang jelek.
๐ทAgama Islam memerintahkan untuk melakukan semua akhlak yang mulia, dan melarang semua akhlak yang rendah.
⏩ Matan
*ููุจูู ู ุญู ุฏุง ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู *
๐ป"Dan mengenal Nabi Muhammad ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ."๐ป
Inilah ushul yang ketiga, yakni seseorang mengenal Nabinya Muhammad _ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู _.
Hal itu bisa didapati dengan cara mempelajari
kehidupan Nabi _ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู _, ibadah-ibadah beliau,
akhlak beliau, dakwah beliau untuk Allah azza wajalla, jihad beliau, dan segala sisi kehidupan beliau yang lain.
Oleh karena itu, setiap orang yang ingin menambah pengenalan kepada Nabinya dan menambah keimanan kepada beliau, sepantasnya untuk mempelajari SIRAH perjalanan hidup beliau, baik dalam keadaan peperangan beliau maupun keadaan damai, kondisi beliau susah maupun senang, dan dalam semua keadaan beliau.
ุงََُّูููู َّ ุฅِِّْูู ุฃَุนُْูุฐُ ุจَِู ุฃَْู ุฃُุดْุฑَِู ุจَِู َูุฃََูุง ุฃَุนَْูู ُ، َูุฃَุณْุชَุบِْูุฑَُู ِูู َุง ูุงَ ุฃَุนْูู
Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam.
#bersambung_ In syaa ALLAH
๐ป Sumber :
1. audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain
2. Audio Pembahasan Kitab Tsalatsatul ushul Oleh al Ustadz Khidir, ustadz sofyan Ruray Lc, ustadz Askari dan Ust Abdul Hadi.
3. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Asy Syaikh al Utsaimin
4. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Syaikh Sholeh Al Fauzan
✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul (Inti Masalah) ♥️
๐Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab –Rohimahullah- menjelaskan:
ูุฅุฐุง ููู ูู ู ุง ูู ุงูุฃุตูู ุงูุซูุงุซุฉ ุงูุชู ุชุฌุจ ู َุนْุฑَِูุชَُูุง؟ َُْููู: ู َุนْุฑَِูุฉُ ุงْูุนَุจْุฏِ ุฑَุจَُّู، َูุฏَُِููู، ََููุจَُِّูู ู ุญู ุฏ - ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู –
Dan apabila engkau ditanya:
“Apa itu tiga perkara dasar yang wajib diketahui?”
Jawablah:
Seorang hamba wajib mengenal;
1 (Yang Pertama); Robb-Nya (Tuhan-Nya),
2(Yang Kedua); Agamanya,
3(Yang Ketiga); Nabi Muhammad –shollallahu ‘alaihi wasallam-.
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐PENJELASAN๐
⏩ Matan
ูุฅุฐุง ููู ูู: ู ุง ุงูุฃุตูู ุงูุซูุงุซุฉ ุงูุชู ูุฌุจ ุนูู ุงูุฅูุณุงู ู ุนุฑูุชูุง؟
๐ปApabila ditanyakan kepadamu: Apakah tiga landasan utama yang wajib diketahui oleh manusia?๐ป
Kata 'ushul' bentuk jamak dari kata 'ashl' (=pokok) yaitu: sesuatu yang dibangun di atasnya sesuatu yang lain.
Maka pokok dinding adalah pondasinya, dan pokok pohon adalah akarnya.
Allah ta'ala berfirman,
{ุฃََูู ْ ุชَุฑَ ََْููู ุถَุฑَุจَ ุงَُّููู ู َุซًَูุง َِููู َุฉً ุทَِّูุจَุฉً َูุดَุฌَุฑَุฉٍ ุทَِّูุจَุฉٍ ุฃَุตَُْููุง ุซَุงุจِุชٌ ََููุฑْุนَُูุง ِูู ุงูุณَّู َุงุกِ}
"Tidakkah kalian perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat thayyibah (kalimat tauhid) seperti pohon yang baik, akarnya kokoh dan cabangnya menjulang ke langit." (QS. Ibrahim: 24)
Penulis ุฑุญู ู ุงููู menampilkan permasalahan ini dalam bentuk pertanyaan, dengan alasan :
1. agar seseorang lebih perhatian terhadapnya, sebab ini adalah permasalan besar dan pokok-pokok yang penting yang ditanyakan di alam kubur.
2. Pertanyaan biasanya lebih melekat di pikiran dan lebih mudah dipahami.
oleh karena itu penulis mengatakan,
"Sesungguhnya inilah AL-USHUL ATS-TSALATSAH yang wajib diketahui oleh manusia, karena perkara-perkara pokok inilah yang akan ditanyakan kepada seseorang di dalam kuburnya ketika dia telah dikubur dan teman-temannya telah meninggalkannya, maka datanglah dua malaikat, kemudian mendudukkannya, lalu keduanya bertanya kepadanya,
ู ู ุฑุจู؟ ? Siapa Rabbmu
ู ุง ุฏููู؟ ? Apa agamamu
ู ู ูุจูู؟ ? Siapa nabimu
๐ฏAdapun seorang mukmin akan menjawab,
Rabbku adalah Allah
Agamaku Islam, dan
Nabiku adalah Muhammad
❌๐ซSedangkan orang yang ragu imannya atau orang munafik akan menjawab,
๐"Hah..hah..saya tidak tahu, saya mendengar manusia mengatakan sesuatu lalu saya ikut mengatakannya!
๐ญ Jawaban dalam kubur dari orang munafik dan orang yang ragu dalam imannya, sama seperti jawaban orang-orang yang TAKLID, hanya meniru-niru kebanyakan orang, sehingga di dalam kubur mereka dilupakan dan tidak bisa menjawab pertanyaan dua malaikat.
☝Oleh karena itu TAUHID harus diamalkan berdasarkan ILMU yang WAJIB dipelajari, bukan dengan taklid.
Maka TAUHID yang dipahami dan diamalkan berdasarkan ILMU seperti PONDASI yang kuat melekat dalam kalbu ketika di dunia sampai di akhirat bahkan di dalam kubur.
✅๐ป Di dalam hadits dijelaskan bahwa orang-orang yang bisa menjawab di alam kubur dengan jawaban yang benar; maka dia akan mendapatkan kenikmatan di dalam kuburnya; seperti:
๐Diberi alas dari Jannah,
๐ทDibukakan pintu menuju Jannah,
๐นDiperluas kuburannya sejauh mata memandang,
๐ผMendapatkan aroma wangi Jannah,
๐Bisa melihat tempat tinggalnya di dalam Jannah,
๐นSampai-sampai dia meminta agar kiamat disegerakan.
๐ Adapun orang-orang yang tidak bisa menjawab tiga pertanyaan itu; semisal orang-orang kafir dan munafik; maka mereka akan mendapatkan adzab kubur; dikabarkan dalam hadits;
๐จ Dia akan dipukul oleh malaikat yang mendatanginya,
⛓ Dia pun berteriak sangat keras sampai-sampai kalau saja teriakannya itu didengar oleh manusia, pasti manusia itu pingsan (karena saking kerasnya).
❌ Kuburannya akan dipersempit sampai tulang-tulang rusuknya berhimpitan,
๐ Dibukakan pintu menuju Neraka, Sehingga hawa panasnya terasa olehnya,
๐ญ Dia pun mengatakan; "Ya Allah, Tundalah hari kiamat!,"
Wal-‘Iyadzubillah…
๐ฏ Agar kita bisa menjawab pertanyaaan-pertanyaan itu , seyogyanya kita mempelajarinya, meyakininya dalam hati, serta mengamalkannya dalam kehidupan kita sehari-hari.
Allah –Ta’ala- berfirman;
ُูุซَุจِّุชُ ุงَُّููู ุงَّูุฐَِูู ุขู َُููุง ุจِุงَِْْูููู ุงูุซَّุงุจِุชِ ِูู ุงْูุญََูุงุฉِ ุงูุฏَُّْููุง َِููู ุงْูุขุฎِุฑَุฉِ
“Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat.” [ QS Ibrohim; 27 ]
⏩ Matan
*ููู: ู ุนุฑูุฉ ุงูุนุจุฏ ุฑุจู*
๐ป"Maka jawablah, pengenalan hamba kepada Rabb-nya."
๐ป
๐ Catatan : Kata "ma'rifah" digunakan untuk Makhluk dan ALLAH tidak disifati dengan ini. ALLAH disifati dengan ilmu. Sebab ma'rifah bisa jadi di dahului dengan ketidaktahuan sebelumnya. Dan MAHA SUCI ALLAH DARI SIFAT KETIDAK TAHUAN.
☝MENGENAL ALLAH bisa dengan beberapa sebab, di antaranya:
1. MENGAMATI dan MEMERHATIKAN makhluk-makhluk ciptaan Allah azza wajalla.
Karena hal itu akan mengantarkan kepada mengenal Allah, dan mengenal kebesaran kekuasaan Allah yang sempurna, juga hikmah dan rahmat-Nya.
Allah ta'ala berfirman,
*{ุฃَََููู ْ َููุธُุฑُูุง ِูู ู ََُูููุชِ ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ َูู َุง ุฎَََูู ุงَُّููู ู ِู ุดَْูุกٍ}* [ุงูุฃุนุฑุงู : 185]
"Dan apakah mereka tidak memerhatikan kerajaan langit dan bumi serta segala sesuatu yang diciptakan Allah." (QS. Al-A'raf: 185)
Allah azza wajalla berfirman,
*{۞ ُْูู ุฅَِّูู َุง ุฃَุนِุธُُูู ุจَِูุงุญِุฏَุฉٍ ۖ ุฃَู ุชَُููู ُูุง َِِّููู ู َุซَْٰูู َُููุฑَุงุฏَٰู ุซُู َّ ุชَุชَََّููุฑُูุง ۚ}* [ุณุจุฅ : 46]
Katakanlah: "Sesungguhnya aku memperingatkan kepada kalian dengan satu perkara saja, yaitu hendaklah kalian menghadap Allah (dengan ikhlas), baik berdua maupun sendiri, kemudian kalian fikirkan (tentang Muhammad)." (QS. Saba`: 46)
Dan Allah ta'ala berfirman,
*{ุฅَِّู ِูู ุฎَِْูู ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ َูุงุฎْุชَِูุงِู ุงَِّْูููู َูุงََّูููุงุฑِ َูุขَูุงุชٍ ِّูุฃُِููู ุงْูุฃَْูุจَุงุจِ}* [ุขู ุนู ุฑุงู : 190]
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi serta dalam silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda kebesaran Allah bagi orang-orang yang berakal." (QS. Ali 'Imran: 190)
Allah azza wajalla berfirman,
*{ุฅَِّู ِูู ุงุฎْุชَِูุงِู ุงَِّْูููู َูุงََّูููุงุฑِ َูู َุง ุฎَََูู ุงَُّููู ِูู ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ َูุขَูุงุชٍ َِّْูููู ٍ َูุชََُّููู}* [ูููุณ : 6]
"Sesungguhnya dalam pergantian malam dan siang dan pada apa yang diciptakan Allah di langit dan di bumi, benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan-Nya bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Yunus: 6)
Allah ta'ala berfirman,
*{ุฅَِّู ِูู ุฎَِْูู ุงูุณَّู َุงَูุงุชِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ َูุงุฎْุชَِูุงِู ุงَِّْูููู َูุงََّูููุงุฑِ َูุงُِْْูููู ุงَّูุชِู ุชَุฌْุฑِู ِูู ุงْูุจَุญْุฑِ ุจِู َุง ََูููุนُ ุงَّููุงุณَ َูู َุง ุฃَูุฒََู ุงَُّููู ู َِู ุงูุณَّู َุงุกِ ู ِู ู َّุงุกٍ َูุฃَุญَْูุง ุจِِู ุงْูุฃَุฑْุถَ ุจَุนْุฏَ ู َْูุชَِูุง َูุจَุซَّ َِูููุง ู ِู ُِّูู ุฏَุงุจَّุฉٍ َูุชَุตْุฑِِูู ุงูุฑَِّูุงุญِ َูุงูุณَّุญَุงุจِ ุงْูู ُุณَุฎَّุฑِ ุจََْูู ุงูุณَّู َุงุกِ َูุงْูุฃَุฑْุถِ َูุขَูุงุชٍ َِّْูููู ٍ َูุนَُِْูููู}* [ุงูุจูุฑุฉ : 164]
"Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)nya, dan Dia sebarkan di muka bumi segala jenis hewan, dan kisaran angin serta awan yang dikendalikan antara langit dan bumi sungguh terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi kaum yang mau memikirkan." (QS. Al-Baqarah: 164)
2. MENGAMATI AYAT-AYAT ALLAH yang bersifat syariat
yakni WAHYU yang telah dibawa oleh para rasul _ุนูููู ุงูุตูุงุฉ ูุงูุณูุงู _
Maka mengamati ayat-ayat tersebut dan maslahat-maslahat besar yang ada di dalamnya, di mana kehidupan semua makhluk di dunia dan di akhirat tidak bisa tegak kecuali dengannya.
Maka apabila seseorang mau mengamati ayat-ayat tersebut dan memerhatikannya, dan juga memerhatikan ILMU dan HIKMAH yang dikandungnya, dan dia menemukan keteraturannya dan kesesuaiannya dengan maslahat hamba, maka dia akan MENGENAL RABB-nya azza wajalla, sebagaimana firman Allah azza wajalla:
*{ุฃَََููุง َูุชَุฏَุจَّุฑَُูู ุงُْููุฑْุขَู ۚ ََْููู َูุงَู ู ِْู ุนِูุฏِ ุบَْูุฑِ ุงَِّููู ََููุฌَุฏُูุง ِِููู ุงุฎْุชَِูุงًูุง َูุซِูุฑًุง}* [ุงููุณุงุก : 82]
"Maka apakah mereka tidak memerhatikan Al-Quran? Seandainya Al-Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka akan mendapati pertentangan yang banyak di dalamnya." (QS. An-Nisa`: 82)
Termasuk pula dari sebab-sebab seorang hamba dapat MENGENAL ALLAH adalah:
3. apa yang Allah ta'ala berikan ke dalam HATI orang mukmin berupa ilmu MENGENAL ALLAH TA'ALA sehingga seolah-olah dia bisa melihat Rabbnya dengan pandangan matanya.
Nabi _ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู _ bersabda, ketika Jibril bertanya kepada beliau tentang IHSAN, beliau menjawab,
*ุฃู ุชุนุจุฏ ุงููู ูุฃูู ุชุฑุงู، ูุฅู ูู ุชูู ุชุฑุงู ูุฅูู ูุฑุงู*
(Ihsan yaitu:) "Engkau beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihat-Nya, jika engkau tidak bisa seolah-olah melihatnya, maka sesungguhnya Dia melihatmu." (HR. Muslim)
⏩ Matan
*ูุฏููู.* (wa diinahu)
๐ป"Dan mengenal agamanya (Islam)."๐ป
Yakni mengenal USHUL YANG KEDUA, yaitu agama Islam yang dibebani untuk mengamalkannya, dan apa yang dikandungnya berupa hikmah, rahmat, dan kemaslahatan untuk semua makhluk; serta menyingkirkan segala mafsadah (kerusakan) darinya.
Barangsiapa mau memerhatikan AGAMA ISLAM dengan dengan sebenar-benarnya berdasarkan Al-Quran dan As-Sunnah, maka dia akan mengetahui bahwa Islam adalah agama:
yang haq, dan agama yang mana makhluk tidak mendapat kemaslahan kecuali dengannya.
Akan tetapi tidak seharusnya kita menilai Islam dengan kondisi kaum muslimin di zaman ini, karena kaum muslimin di zaman ini telah:
menyepelekan banyak hal, dan melanggar larangan-larangan besar,sehingga kehidupan di antara mereka di beberapa negeri seolah-olah berjalan dalam iklim yang tidak islami.
Padahal agama Islam alhamdulillah mengandung semua kemaslahatan yang ada pada agama-agama sebelumnya, dan bahkan Islam lebih istimewa dari agama-agama sebelumnya karena kondisinya yang sesuai dengan segala zaman, tempat, dan umat.
Dan makna kondisi agama Islam yang sesuai dengan segala zaman, tempat, dan umat adalah:
๐ทbahwa memeluk agama Islam tidak menghilangkan segala kemaslahatan umat pada zaman dan tempat manapun.
๐ทMaka agama Islam memerintahkan untuk melakukan semua amal shalih, dan melarang semua amal perbuatan yang jelek.
๐ทAgama Islam memerintahkan untuk melakukan semua akhlak yang mulia, dan melarang semua akhlak yang rendah.
⏩ Matan
*ููุจูู ู ุญู ุฏุง ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู *
๐ป"Dan mengenal Nabi Muhammad ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู ."๐ป
Inilah ushul yang ketiga, yakni seseorang mengenal Nabinya Muhammad _ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู _.
Hal itu bisa didapati dengan cara mempelajari
kehidupan Nabi _ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู _, ibadah-ibadah beliau,
akhlak beliau, dakwah beliau untuk Allah azza wajalla, jihad beliau, dan segala sisi kehidupan beliau yang lain.
Oleh karena itu, setiap orang yang ingin menambah pengenalan kepada Nabinya dan menambah keimanan kepada beliau, sepantasnya untuk mempelajari SIRAH perjalanan hidup beliau, baik dalam keadaan peperangan beliau maupun keadaan damai, kondisi beliau susah maupun senang, dan dalam semua keadaan beliau.
ุงََُّูููู َّ ุฅِِّْูู ุฃَุนُْูุฐُ ุจَِู ุฃَْู ุฃُุดْุฑَِู ุจَِู َูุฃََูุง ุฃَุนَْูู ُ، َูุฃَุณْุชَุบِْูุฑَُู ِูู َุง ูุงَ ุฃَุนْูู
Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam.
#bersambung_ In syaa ALLAH
๐ป Sumber :
1. audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain
2. Audio Pembahasan Kitab Tsalatsatul ushul Oleh al Ustadz Khidir, ustadz sofyan Ruray Lc, ustadz Askari dan Ust Abdul Hadi.
3. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Asy Syaikh al Utsaimin
4. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Syaikh Sholeh Al Fauzan
✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
Comments
Post a Comment