Skip to main content

BAGIAN 27 - Tawakkal adalah Ibadah

📚 BAGIAN 27 - Tawakkal adalah Ibadah 📚

♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️

ودليل التوكل قوله تعالى :
*{وَعَلَى اللَّهِ فَتَوَكَّلُوا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ}* وقال: *{وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ}.*

Dalil TAWAKAL (BERSERAH DIRI) adalah firman Allah ta'ala: 

"Dan hanya kepada Allah hendaklah kalian bertawakal, jika kalian benar-benar orang yang beriman." (QS. Al-Ma`idah: 23)

Dan firman Allah ta'ala, "Dan barang siapa bertawakal kepada Allah, maka Dia akan mencukupinya." (QS. Ath-Thalaq: 3)
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

📚PENJELASAN📚

Tawakkal adalah amalan hati. Dan termasuk bagian dari perkara yang menyempurnakan keimanan seorang Muslim.

TAWAKAL terhadap sesuatu, artinya: BERSANDAR kepada sesuatu.

TAWAKAL KEPADA ALLAH artinya: BERSANDAR kepada Allah ta'ala telah cukup baginya, untuk mendapatkan berbagai manfaat dan menolak berbagai mudharat.

✔ TAWAKAL kepada Allah ini merupakan KESEMPURNAAN iman dan TANDA-TANDA iman, berdasarkan firman Allah ta'ala,

*وَعَلَى اللَّهِ فَتَوَكَّلُوا إِنْ كُنْتُمْ مُؤْمِنِينَ*

"Dan hanya kepada Allah hendaklah kalian bertawakal, jika kalian benar-benar orang yang beriman." (QS. Al-Ma`idah: 23)

Apabila seorang hamba JUJUR dalam TAWAKAL dan bersandarnya kepada Allah ta'ala, maka Allah akan MEMENUHI apa yang dia inginkan. Dalilnya firman Allah ta'ala,

*وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُه*

"Barang siapa bertawakal kepada Allah, maka Allah akan mencukupinya." (QS. Ath-Thalaq: 3)

Yakni Allah akan MEMENUHI dan mencukupi sepenuhnya. Dan orang yang TAWAKAL akan mendapati KETENANGAN, dengan firman Allah ta'ala,

*إِنَّ اللَّهَ بَالِغُ أَمْرِهِ ۚ*

"Sesungguhnya Allah melaksanakan (yang dikehendaki)-Nya." (QS. Ath-Thalaq: 3)

Maka segala sesuatu yang diinginkannya tidak membuat dia gentar atau lemah.

⚠️ Ketahuilah bahwa TAWAKAL ADA BERMACAM-MACAM, ada yang bersifat Wajib, Syirik akbar, syirik Ashghar dan mubah. Untuk lebih detailnya silahkan simak penjelasan berikut :

1. TAWAKAL KEPADA ALLAH TA'ALA.

Ini merupakan kesempurnaan iman, tanda-tanda kebenaran adanya Iman. Dan tawakal semacam ini hukumnya WAJIB.

Tidaklah sempurna iman, kecuali harus dengan tawakal. Dan dalilnya telah disebutkan sebelumnya.

2. TAWAKAL SIRR

Yaitu, menyandarkan diri kepada orang yang telah mati (mayat) untuk memperoleh manfaat atau untuk menolak mudharat.

Tawakal jenis ini merupakan SYIRIK BESAR, karena tawakal jenis ini tidaklah muncul, kecuali pada orang yang YAKIN, bahwa orang yang telah mati tersebut mempunyai pengaruh tersembunyi terhadap suatu kejadian di alam.

Dan tidak ada bedanya apakah orang mati itu seorang nabi, wali, ataupun seorang taghut yang menjadi musuh Allah ta'ala. 

3. TAWAKAL KEPADA MAKHLUK lainnya di dalam hal yang mampu dilakukan oleh makhluk tersebut, disertai perasaan tingginya kedudukan makhluk tersebut, dan rendahnya kedudukan orang yang tawakal kepadanya.

Contoh: 

Bersandar kepada makhluk agar mendapatkan penghasilan hidup dan semisalnya, ini merupakan SYIRIK KECIL, sebab kuatnya ketergantungan QALBU dan penyandaran diri kepadanya.

Seandainya menyandarkan diri kepadanya dengan disertai KEYAKINAN bahwa dia hanya sebagai PERANTARA, sedangkan Allah yang telah menakdirkan semua itu melalui tangannya, maka ini tidak mengapa, jika orang yang disandari itu memang mempunyai pengaruh yang dibenarkan dalam terwujudnya apa yang dia inginkan.

4. TAWAKAL KEPADA MAKHLUK LAINNYA DENGAN CARA MEWAKILKAN URUSAN YANG DIPERBOLEHKAN.

Tawakal kepada orang lain dengan cara MEWAKILKAN suatu urusan kepada orang tersebut untuk dikerjakan, maka ini hukumnya BOLEH, berdasarkan dalil-dalil dari Al-Qur`an dan As-Sunnah serta ijma' para ulama.

Nabi Ya'qub berkata kepada anak-anaknya,

يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ

"Wahai anak-anakku, pergilah kalian, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya." (QS. Yusuf: 87)

Dan Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم MEWAKILKAN URUSAN zakat kepada para sahabatnya.

Beliau juga MEWAKILKAN dalam penentuan hukum HAD dan pelaksanaannya.

Beliau juga pernah MEWAKILKAN URUSAN binatang Qurban milik beliau ketika haji wada' kepada Ali bin Abu Thalib رضي الله عنه untuk disedekahkan kulit-kulit dan daging-dagingnya. Juga agar Ali menyembelih sisa kurban dari jumlah 100 ekor setelah 63 ekor telah beliau sembelih dengan tangannya sendiri.

Adapun dalil IJMA tentang BOLEHNYA tawakal jenis ini telah diketahui secara global.

Dan kesimpulannya adalah 

Hakekat Tawakkal ada tiga yaitu :
1. Berserah diri kepada Allah
2. Melakukan sebab
3. Tidak memperhatikan sebab setelah tujuan tercapai

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ أَنْ أُشْرِكَ بِكَ وَأَنَا أَعْلَمُ، وَأَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لاَ أَعْلم

Allaahumma innii a'uudzu bika an usyrika bika wa anaa a'lam, wa astaghfiruka limaa laa a'lam.

#bersambung_ In syaa ALLAH

💻 Sumber :
1. audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain
2. Audio Pembahasan Kitab Tsalatsatul ushul Oleh al Ustadz Khidir, ustadz sofyan Ruray Lc, ustadz Askari dan Ust Abdul Hadi.
3. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Asy Syaikh al Utsaimin
4. Terjemahan Syarah Tsalatsatul Ushul Syaikh Sholeh Al Fauzan

✍✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair

Comments

Popular posts from this blog

BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah

📚 BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah 📚 ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ Berikut daftar pembahasan dalam artikel ini : ⭕ Defenisi Roja' ⭕ Perbedaan Antara Tamanni dan Roja’ ⭕ Macam-macam Roja` ⭕ Tanda-tanda adanya Roja` pada diri seseorang adalah ⭕ Peranan Roja` (rasa harap) dan Khouf (rasa takut) dalam kehidupan seseorang ⭕ Dalil tentang roja QS. AL KAHFI AYAT 110 ⭕ Kaedah Penting (Manhaj Firqoh menyimpang dalam masalah Aqidah) 🗣 Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rohimahullah menjelaskan: ودليل الرجاء قوله تعالى : فَمَنْ كَانَ يَرْجُوا لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلاً صَالِحاً وَلا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَداً [سورة الكهف، الآية: 110] Dan dalil untuk Roja` adalah firman Allah Ta’ala (artinya): ”Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Robbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang sholeh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Robbnya.” [ Al-Kahfi : 110 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 📚PENJELASAN📚 Ar-Roja’...

BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah

📚 BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah 📚 ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ ودليل الرغبة والرهبة والخشوع، قوله تعالى: {إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ} سورة الأنبياء، الآية: ٩٠ Dan dalil untuk Roghbah, Rohbah, dan Khusyu’ adalah firman-Nya –Subhanahu wa Ta’ala- (artinya): “Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.” [QS . Al-Anbiya : 90 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 📚PENJELASAN📚 Sisi pendalilan dari dalil diatas adalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memuji para Nabi-Nya disaat berdo'a dengan penuh HARAP, CEMAS & KHUSYU'. Dan telah diketahu bersama bahwa ibadah adalah sesuatu yang dicintai & dirdhoi Allah Subhanahu wa Ta’ala. 👤 Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rohimahullah dala...

Materi Al-Qawa’idul Arba’ah (SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah)

♥️  Yuk muroja'ah materi Qawaidul arba’  ♥️ 🔴  SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah 🔴 🔊   Syaikh rahimahullah berkata : القاعدة الأولى أن تعلم أنّ الكفّار الذين قاتلهم رسول الله يُقِرُّون بأنّ الله تعالى هو الخالِق المدبِّر، وأنّ ذلك لم يُدْخِلْهم في الإسلام، والدليل: قوله تعالى: {قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنْ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أَمَّنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنْ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنْ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ}   (يونس:31) Kaidah pertama: Anda perlu mengetahui bahwa orang-orang kafir yang diperangi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meyakini bahwa Allah Ta’ala adalah satu-satunya Sang Pencipta dan Pengatur (segala urusan). Meski demikian, hal itu tidaklah menyebabkan mereka masuk ke dalam agama Islam. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala: قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنْ السَّمَاءِ...