♥️ Yuk muroja'ah materi Kitab Tauhid (Program Kuliah Mafatihul Ilm)♥️
๐ Bag.02 - Pengertian & Jenis Tauhid ๐
Penulis (Syaikh Muhammad bin abdul wahab rohimahulloh) berkata :
ِูุชَุงุจُ ุงูุชَّْูุญِْูุฏِ
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐ Syarah ๐
Kemudian syaikh mengatakan Kitabut Tauhid.
ุงูุชَّْูุญِูุฏِ :
adalah mashdar dari kata wahhadahu yang berarti menjadikannya satu/tunggal. Ini merupakan defenisi Tauhid secara bahasa.
Adapun defenisi Tauhid secara istilah terbagi atas defenisi umum dan khusus sebagai berikut :
⭕ Defenisi umum
1. Ifrodullahi Ta'ala fi Haqqihi
(Meng Esakan ALLAH dalam hak-Nya)
2. Ifrodullahi Ta'ala biima yakhtasubihi
(Meng Esakan ALLAH dalam hal kekhususan-Nya)
⭕ Defenisi Khusus
Ifrodullahi Ta'ala bil ibadah
(Meng Esakan ALLAH dalam ibadah)
☝️ Pembagian Tauhid ☝️
๐ปMACAM-MACAM TAUHID ๐ป
1). Tauhid Rububiyah
2). Tauhid Uluhiyyah
3). Tauhid Asma' wash shifat
⭕ Defenisi Tauhid Rububiyah
1. Ifrodullahi Ta'ala bil kholqi, wal mulki, wat tadbir
(Meng Esakan ALLAH dalam penciptaan, kekhususan, dan pengaturan)
2. Ifrodullahi Ta'ala bi af'aalihi
(Meng Esakan ALLAH dalam perbuatan-Nya)
⭕ Defenisi Tauhid Uluhiyah
✔ Ifrodullahi Ta'ala bil ibadah
(Meng Esakan ALLAH dalam ibadah)
⭕ Defenisi Tauhid Asma wa sifat
✔ Ifrodullahi Ta'ala biima lahu minal asma'i was sifati
(Meng Esakan ALLAH dalam hal yang merupakan nama-nama & sifat-sifat-Nya)
Ada dua kewajiban dalam Tauhid asma wa sifat :
A) Al-itsbat yakni menetapkan seluruh nama-nama dan sifat-sifat ALLAH yang terdapat dalam nash.
B.) Nafyu mumatsalah yakni menafikan segala permisalan atau penyerupaan terhadap ALLAH.
Dari tiga macam tauhid tersebut, yang dimaksud oleh penulis di sini adalah TAUHID ULUHIYYAH.
TAUHID ULUHIYYAH inilah yang orang-orang musyrik mengalami kesesatan padanya yang kemudian mereka diperangi oleh Nabi ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู , dan beliau halalkan: darah-darah mereka, harta-harta mereka, bumi dan negeri-negeri mereka, serta ditawannya wanita-wanita dan anak-anak mereka.
Dan kebanyakan usaha yang dilakukan oleh para rasul untuk mengobati kaum mereka adalah pada tauhid ULUHIYYAH ini.
Tauhid dapat dibagi 2 maupun 3.
๐ทAgar kita juga tidak bingung saat membaca kitab para ulama , perlu kita ketahui bahwa terdapat beberapa ulama membagi pembagian tauhid menjadi 2 yaitu :
⭕
ุงูุชَّْูุญِْูุฏُ ุงْูุนِْูู ِِّู ุงْูุฎَุจَุฑِِّู dan ุงูุชَّْูุญِْูุฏِ ุงูุทََّูุจِِّู ุงูุฅِุฑَุงุฏِِّู
Tauhid ilmi khobari ( ilmiah dan pemberitaan) dan Tauhid iradi thalabi (perintah dan tuntunan)
⭕
ุชَْูุญِْูุฏُ ุงْูู َุนْุฑَِูุฉِ َูุงْูุฅِุซْุจَุงุชِ dan ุชَْูุญِْูุฏُ ุงูุทََّูุจِ َูุงَْููุตْุฏِ.
Tauhid thalabi wal qasdhi dan tauhid makrifah wal itsbat
⭕
ุชَْูุญِْูุฏُ ุงูุฅِุนْุชَِูุงุฏِ dan ุชَْูุญِْูุฏُ ุงْูุนَู َِู
Tauhid 'amali dan Tauhid 'iqtiqadi
๐ Tapi kita tidak perlu pusing , karena pembagian Tauhid menjadi 2 atau 3 memiliki esensi yang sama.
๐ก๐ก Untuk lebih memudahkannya, maka kami akan menyimpulkannya sebagai berikut :
๐ TAUHID ULUHIYAH = TAUHID IRADI AT THALABI = TAUHID THALABI WAL QASDHI = TAUHID 'AMALI.
๐ TAUHID RUBUBIYAH & TAUHID ASMA WA SHIFAT = TAUHID 'ILMI KHOBARI = TAUHID MAKRIFAH WAL ITSBAT = TAUHID 'IQTIQADI.
❔❔❔ Tentu ada yang bertanya, dari mana pembagian Tauhid menjadi 3 ?? Bukankah ini perkara bid'ah ??
Yuk simak penjelasan dibawah ini.
Pembagian tauhid menjadi 3 merupakan ISTIQRO yaitu hasil penelitian para ulama terhadap seluruh dalil Al Qur'an dan as Sunnah. Sehingga pembagian ini BUKAN BID'AH karena istiqro yang sempurnah adalah HUJJAH !
๐ Syaikh Bakr Abu Zaid berkata dalam risalahnya At Tahdzir hlm. 30 berkisar pembagian tauhid. Kata beliau : “Pembagian ini adalah hasil istiqra (telaah) para ulama Salaf terdahulu seperti yang diisyaratakan oleh Ibnu Mandah dan Ibnu Jarir Ath Thabari serta yang lainnya. Hal ini pun diakui oleh Ibnul Qayim. Begitu pula Syaikh Zabidi dalam Taaj Al Aruus dan Syaikh Syanqithi dalam Adhwa Al-Bayaan, dan yang lainnya. Semoga Allah merahmati semuanya
Ini adalah hasil telaah yang paripurna dari nash-nash syar’i , seperti yang dikenal dalam setiap bidang ilmu. Seperti hasil tela’ah pakar ilmu Nahwu terhadap bahasa Arab menjadi : isim, fi’il dan harf. Dan orang-orang Arab tidak mencela dan melecehkan para pakar Nahwu tersebut terhadap hasil telaahnya”.
Bahkan di dalam Al Qur’an disebutkan satu ayat yang mengumpulkan seluruh jenis tauhid tersebut.
“Rabb (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, Maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?” (QS. Maryam: 65)
๐ป Sumber :
ูก. Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain ุญูุธู
✍✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
๐ Bag.02 - Pengertian & Jenis Tauhid ๐
Penulis (Syaikh Muhammad bin abdul wahab rohimahulloh) berkata :
ِูุชَุงุจُ ุงูุชَّْูุญِْูุฏِ
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐ Syarah ๐
Kemudian syaikh mengatakan Kitabut Tauhid.
ุงูุชَّْูุญِูุฏِ :
adalah mashdar dari kata wahhadahu yang berarti menjadikannya satu/tunggal. Ini merupakan defenisi Tauhid secara bahasa.
Adapun defenisi Tauhid secara istilah terbagi atas defenisi umum dan khusus sebagai berikut :
⭕ Defenisi umum
1. Ifrodullahi Ta'ala fi Haqqihi
(Meng Esakan ALLAH dalam hak-Nya)
2. Ifrodullahi Ta'ala biima yakhtasubihi
(Meng Esakan ALLAH dalam hal kekhususan-Nya)
⭕ Defenisi Khusus
Ifrodullahi Ta'ala bil ibadah
(Meng Esakan ALLAH dalam ibadah)
☝️ Pembagian Tauhid ☝️
๐ปMACAM-MACAM TAUHID ๐ป
1). Tauhid Rububiyah
2). Tauhid Uluhiyyah
3). Tauhid Asma' wash shifat
⭕ Defenisi Tauhid Rububiyah
1. Ifrodullahi Ta'ala bil kholqi, wal mulki, wat tadbir
(Meng Esakan ALLAH dalam penciptaan, kekhususan, dan pengaturan)
2. Ifrodullahi Ta'ala bi af'aalihi
(Meng Esakan ALLAH dalam perbuatan-Nya)
⭕ Defenisi Tauhid Uluhiyah
✔ Ifrodullahi Ta'ala bil ibadah
(Meng Esakan ALLAH dalam ibadah)
⭕ Defenisi Tauhid Asma wa sifat
✔ Ifrodullahi Ta'ala biima lahu minal asma'i was sifati
(Meng Esakan ALLAH dalam hal yang merupakan nama-nama & sifat-sifat-Nya)
Ada dua kewajiban dalam Tauhid asma wa sifat :
A) Al-itsbat yakni menetapkan seluruh nama-nama dan sifat-sifat ALLAH yang terdapat dalam nash.
B.) Nafyu mumatsalah yakni menafikan segala permisalan atau penyerupaan terhadap ALLAH.
Dari tiga macam tauhid tersebut, yang dimaksud oleh penulis di sini adalah TAUHID ULUHIYYAH.
TAUHID ULUHIYYAH inilah yang orang-orang musyrik mengalami kesesatan padanya yang kemudian mereka diperangi oleh Nabi ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู , dan beliau halalkan: darah-darah mereka, harta-harta mereka, bumi dan negeri-negeri mereka, serta ditawannya wanita-wanita dan anak-anak mereka.
Dan kebanyakan usaha yang dilakukan oleh para rasul untuk mengobati kaum mereka adalah pada tauhid ULUHIYYAH ini.
Tauhid dapat dibagi 2 maupun 3.
๐ทAgar kita juga tidak bingung saat membaca kitab para ulama , perlu kita ketahui bahwa terdapat beberapa ulama membagi pembagian tauhid menjadi 2 yaitu :
⭕
ุงูุชَّْูุญِْูุฏُ ุงْูุนِْูู ِِّู ุงْูุฎَุจَุฑِِّู dan ุงูุชَّْูุญِْูุฏِ ุงูุทََّูุจِِّู ุงูุฅِุฑَุงุฏِِّู
Tauhid ilmi khobari ( ilmiah dan pemberitaan) dan Tauhid iradi thalabi (perintah dan tuntunan)
⭕
ุชَْูุญِْูุฏُ ุงْูู َุนْุฑَِูุฉِ َูุงْูุฅِุซْุจَุงุชِ dan ุชَْูุญِْูุฏُ ุงูุทََّูุจِ َูุงَْููุตْุฏِ.
Tauhid thalabi wal qasdhi dan tauhid makrifah wal itsbat
⭕
ุชَْูุญِْูุฏُ ุงูุฅِุนْุชَِูุงุฏِ dan ุชَْูุญِْูุฏُ ุงْูุนَู َِู
Tauhid 'amali dan Tauhid 'iqtiqadi
๐ Tapi kita tidak perlu pusing , karena pembagian Tauhid menjadi 2 atau 3 memiliki esensi yang sama.
๐ก๐ก Untuk lebih memudahkannya, maka kami akan menyimpulkannya sebagai berikut :
๐ TAUHID ULUHIYAH = TAUHID IRADI AT THALABI = TAUHID THALABI WAL QASDHI = TAUHID 'AMALI.
๐ TAUHID RUBUBIYAH & TAUHID ASMA WA SHIFAT = TAUHID 'ILMI KHOBARI = TAUHID MAKRIFAH WAL ITSBAT = TAUHID 'IQTIQADI.
❔❔❔ Tentu ada yang bertanya, dari mana pembagian Tauhid menjadi 3 ?? Bukankah ini perkara bid'ah ??
Yuk simak penjelasan dibawah ini.
Pembagian tauhid menjadi 3 merupakan ISTIQRO yaitu hasil penelitian para ulama terhadap seluruh dalil Al Qur'an dan as Sunnah. Sehingga pembagian ini BUKAN BID'AH karena istiqro yang sempurnah adalah HUJJAH !
๐ Syaikh Bakr Abu Zaid berkata dalam risalahnya At Tahdzir hlm. 30 berkisar pembagian tauhid. Kata beliau : “Pembagian ini adalah hasil istiqra (telaah) para ulama Salaf terdahulu seperti yang diisyaratakan oleh Ibnu Mandah dan Ibnu Jarir Ath Thabari serta yang lainnya. Hal ini pun diakui oleh Ibnul Qayim. Begitu pula Syaikh Zabidi dalam Taaj Al Aruus dan Syaikh Syanqithi dalam Adhwa Al-Bayaan, dan yang lainnya. Semoga Allah merahmati semuanya
Ini adalah hasil telaah yang paripurna dari nash-nash syar’i , seperti yang dikenal dalam setiap bidang ilmu. Seperti hasil tela’ah pakar ilmu Nahwu terhadap bahasa Arab menjadi : isim, fi’il dan harf. Dan orang-orang Arab tidak mencela dan melecehkan para pakar Nahwu tersebut terhadap hasil telaahnya”.
Bahkan di dalam Al Qur’an disebutkan satu ayat yang mengumpulkan seluruh jenis tauhid tersebut.
“Rabb (yang menguasai) langit dan bumi dan apa-apa yang ada di antara keduanya, Maka sembahlah Dia dan berteguh hatilah dalam beribadat kepada-Nya. Apakah kamu mengetahui ada seorang yang sama dengan Dia (yang patut disembah)?” (QS. Maryam: 65)
๐ป Sumber :
ูก. Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain ุญูุธู
✍✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair
Comments
Post a Comment