Skip to main content

Kitab Tauhid - Bag.03 - QS. ADZ-DZARIYAT : 56

♥️ Yuk muroja'ah materi Kitab Tauhid (Program Kuliah Mafatihul Ilm)♥️

๐Ÿ“š Bag.03 - QS. ADZ-DZARIYAT : 56 ๐Ÿ“š

Penulis (Syaikh Muhammad bin abdul wahab rohimahulloh) berkata :

ูˆَู‚َูˆْู„ُ ุงู„ู„ّٰู‡ِ ุชَุนَุงู„َู‰: ูˆَู…َุง ุฎَู„َู‚ْุชُ ุงู„ْุฌِู†َّ ูˆَุงู„ِุฅู†ْุณَ ุฅِู„َّุง ู„ِูŠَุนْุจُุฏُูˆู†ِ {ูฅูฆ}

Firman Allah Ta'รขlรข, "Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia, kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku." [Adz-Dzรขriyรขt: 56]
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

๐Ÿ“š Syarah ๐Ÿ“š

⭕ Sisi pendalilan ⭕

Ayat ini menunjukkan tentang kewajiban bertauhid, yaitu meng-esakan peribadahan hanya kepada Allah, karena tidaklah jin dan manusia diciptakan, kecuali untuk tujuan tersebut.

Beberapa point penting pada pembahasan ini yaitu :

1. Dikatakan Al Jin karena alam ghaib yang tersembunyi . Karena kata yang berputar pada huruf ู† & ุฌ bermakna Al-khofa wal istitar (yang tersembunyi dan tertirai) .

Contoh: Janin, Jannah

2. Dikatakan Al Ins karena sebagian akrab dengan yang lainnya.

3. Makna ibadah pada ayat ini adalah TAUHID. Karena pertentangan yang terjadi antara Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dengan orang kafir adalah dalam masalah Tauhid uluhiyah ini.

⭕ Kaedah yang harus di ingat adalah :

๐Ÿ’ก MAKNA IBADAH DALAM AL-QUR’AN ๐Ÿ’ก

Sahabat yang Mulia Ibnu Abbas radhiyallahu’anhuma berkata,

ูƒَู„ُّ ู…َุง ูˆَุฑَุฏَ ูِูŠ ุงู„ْู‚ُุฑْุขู†ِ ู…ِู†َ ุงู„ْุนِุจَุงุฏَุฉِ ูَู…َุนْู†َุงู‡َุง ุงู„ุชَّูˆْุญِูŠุฏُ

“Semua kata ibadah yang terdapat dalam Al-Qur’an maknanya adalah tauhid (mengesakan Allah dalam ibadah dan menyalahkan peribadahan kepada selain-Nya).” [Tafsir Al-Baghawi, 1/71]

⭕ Defenisi Ibadah ⭕

ู‚ุงู„ ุงุจู† ุงู„ู‚ูŠู… :
ูˆุนุจุงุฏุฉ ุงู„ุฑุญู…ู† ุบุงูŠุฉ ุญุจู‡ ...
ู…ุน ุฐู„ ุนุงุจุฏู‡ ู‡ู…ุง ู‚ุทุจุงู† ...
ูˆู…ุฏุงุฑู‡ ุจุงู„ุงู…ุฑ ุฃู…ุฑ ุฑุณูˆู„ู‡ ...
ู„ุง ุจุงู„ู‡ูˆู‰ ูˆุงู„ู†ูุณ ูˆุงู„ุดูŠุทุงู† ...

Wa 'ibaadaturrohman gooyatu hubbihi
Ma'a dzulli 'aabidihi humaa qothbaani
Wa madaa rohu bil amri rosuulihi
Laa bil hawa wan nafsi was syaithooni

๐Ÿ‘‰ Berkata Ibnul Qoyyim rohimahullah

Beribadah kepada Ar-Rahman (ALLAH) adalah puncak kecintaan kepada-Nya...

Disertai sikap penghinaan diri hamba-Nya, dua hal ini sebagai landasan...

Acuannya sesuai dengan perintah Rosul-Nya...

Bukan hawa nafsu dan syaiton...

๐Ÿ‘‰ Menurut Syaikhul Islam Ibnu taimiyah rohimahullah

ุงู„ุนุจุงุฏุฉ: ู‡ูŠ ุงุณู… ุฌุงู…ุน ู„ูƒู„ ู…ุง ูŠุญุจู‡ ุงู„ู„ู‡ ูˆูŠุฑุถุงู‡، ู…ู† ุงู„ุฃู‚ูˆุงู„ ูˆุงู„ุฃุนู…ุงู„ ุงู„ุจุงุทู†ุฉ ูˆุงู„ุธุงู‡ุฑุฉ

( Ismun jaami' likulli maa yuhibbuhullahu wa yardho minal aqwaali wal 'amaali adzhzhoohiroh Wal baathinah )

Ibadah ialah suatu nama yang mencakup seluruh perkara yang dicintai dan diridhai Allah , baik berupa ucapan atau perbuatan yang terlihat maupun yang tersembunyi.

๐Ÿ’ป Sumber :

ูก. Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain ุญูุธู‡

✍✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair

Comments

Popular posts from this blog

BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah

๐Ÿ“š BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah ๐Ÿ“š ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ Berikut daftar pembahasan dalam artikel ini : ⭕ Defenisi Roja' ⭕ Perbedaan Antara Tamanni dan Roja’ ⭕ Macam-macam Roja` ⭕ Tanda-tanda adanya Roja` pada diri seseorang adalah ⭕ Peranan Roja` (rasa harap) dan Khouf (rasa takut) dalam kehidupan seseorang ⭕ Dalil tentang roja QS. AL KAHFI AYAT 110 ⭕ Kaedah Penting (Manhaj Firqoh menyimpang dalam masalah Aqidah) ๐Ÿ—ฃ Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rohimahullah menjelaskan: ูˆุฏู„ูŠู„ ุงู„ุฑุฌุงุก ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ : ูَู…َู†ْ ูƒَุงู†َ ูŠَุฑْุฌُูˆุง ู„ِู‚َุงุกَ ุฑَุจِّู‡ِ ูَู„ْูŠَุนْู…َู„ْ ุนَู…َู„ุงً ุตَุงู„ِุญุงً ูˆَู„ุง ูŠُุดْุฑِูƒْ ุจِุนِุจَุงุฏَุฉِ ุฑَุจِّู‡ِ ุฃَุญَุฏุงً [ุณูˆุฑุฉ ุงู„ูƒู‡ู، ุงู„ุขูŠุฉ: 110] Dan dalil untuk Roja` adalah firman Allah Ta’ala (artinya): ”Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Robbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang sholeh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Robbnya.” [ Al-Kahfi : 110 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ๐Ÿ“šPENJELASAN๐Ÿ“š Ar-Roja’...

BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah

๐Ÿ“š BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah ๐Ÿ“š ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ ูˆุฏู„ูŠู„ ุงู„ุฑุบุจุฉ ูˆุงู„ุฑู‡ุจุฉ ูˆุงู„ุฎุดูˆุน، ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰: {ุฅِู†َّู‡ُู…ْ ูƒَุงู†ُูˆุง ูŠُุณَุงุฑِุนُูˆู†َ ูِูŠ ุงู„ْุฎَูŠْุฑَุงุชِ ูˆَูŠَุฏْุนُูˆู†َู†َุง ุฑَุบَุจًุง ูˆَุฑَู‡َุจًุง ูˆَูƒَุงู†ُูˆุง ู„َู†َุง ุฎَุงุดِุนِูŠู†َ} ุณูˆุฑุฉ ุงู„ุฃู†ุจูŠุงุก، ุงู„ุขูŠุฉ: ูฉู  Dan dalil untuk Roghbah, Rohbah, dan Khusyu’ adalah firman-Nya –Subhanahu wa Ta’ala- (artinya): “Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.” [QS . Al-Anbiya : 90 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ ๐Ÿ“šPENJELASAN๐Ÿ“š Sisi pendalilan dari dalil diatas adalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memuji para Nabi-Nya disaat berdo'a dengan penuh HARAP, CEMAS & KHUSYU'. Dan telah diketahu bersama bahwa ibadah adalah sesuatu yang dicintai & dirdhoi Allah Subhanahu wa Ta’ala. ๐Ÿ‘ค Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rohimahullah dala...

Materi Al-Qawa’idul Arba’ah (SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah)

♥️  Yuk muroja'ah materi Qawaidul arba’  ♥️ ๐Ÿ”ด  SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah ๐Ÿ”ด ๐Ÿ”Š   Syaikh rahimahullah berkata : ุงู„ู‚ุงุนุฏุฉ ุงู„ุฃูˆู„ู‰ ุฃู† ุชุนู„ู… ุฃู†ّ ุงู„ูƒูّุงุฑ ุงู„ุฐูŠู† ู‚ุงุชู„ู‡ู… ุฑุณูˆู„ ุงู„ู„ู‡ ูŠُู‚ِุฑُّูˆู† ุจุฃู†ّ ุงู„ู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ ู‡ูˆ ุงู„ุฎุงู„ِู‚ ุงู„ู…ุฏุจِّุฑ، ูˆุฃู†ّ ุฐู„ูƒ ู„ู… ูŠُุฏْุฎِู„ْู‡ู… ููŠ ุงู„ุฅุณู„ุงู…، ูˆุงู„ุฏู„ูŠู„: ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰: {ู‚ُู„ْ ู…َู†ْ ูŠَุฑْุฒُู‚ُูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ ูˆَุงู„ْุฃَุฑْุถِ ุฃَู…َّู†ْ ูŠَู…ْู„ِูƒُ ุงู„ุณَّู…ْุนَ ูˆَุงู„ْุฃَุจْุตَุงุฑَ ูˆَู…َู†ْ ูŠُุฎْุฑِุฌُ ุงู„ْุญَูŠَّ ู…ِู†ْ ุงู„ْู…َูŠِّุชِ ูˆَูŠُุฎْุฑِุฌُ ุงู„ْู…َูŠِّุชَ ู…ِู†ْ ุงู„ْุญَูŠِّ ูˆَู…َู†ْ ูŠُุฏَุจِّุฑُ ุงู„ْุฃَู…ْุฑَ ูَุณَูŠَู‚ُูˆู„ُูˆู†َ ุงู„ู„َّู‡ُ ูَู‚ُู„ْ ุฃَูَู„َุง ุชَุชَّู‚ُูˆู†َ}   (ูŠูˆู†ุณ:31) Kaidah pertama: Anda perlu mengetahui bahwa orang-orang kafir yang diperangi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meyakini bahwa Allah Ta’ala adalah satu-satunya Sang Pencipta dan Pengatur (segala urusan). Meski demikian, hal itu tidaklah menyebabkan mereka masuk ke dalam agama Islam. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala: ู‚ُู„ْ ู…َู†ْ ูŠَุฑْุฒُู‚ُูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุงู„ุณَّู…َุงุกِ...