Skip to main content

Materi Al-Qawa’idul Arba’ah (SESI 1- Muqoddimah)

♥️ Yuk muroja'ah materi Qawaidul arba’ ♥️
🔴 SESI 1- Muqoddimah 🔴
⚠️ Hukum mempelajari 'aqidah adalah fardhu 'ain.
 Risalah Qawaidul arba’ yang ditulis oleh Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul wahhab rahimahullah, membahas perkara tauhid & kesyirikan.

Kandungan empat kaidah yang disebutkan oleh penulis adalah tentang mengenal tauhid dan syirik. Penjelasan mengenai apa yang menjadi kaidah di dalam tauhid, dan apa yang menjadi kaidah di dalam syirik.

Qawa’id adalah bentuk jamak dari قاعدة Qa’idah artinya, kaidah. Sedangkan qa'idah adalah dasar/landasan yang bercabang darinya berbagai macam masalah yang kembali ke asalnya.

▶️ MATAN
🌹 UNTAIAN DOA YANG AGUNG 🌹
🔊 Syaikh rahimahullah berkata :

أسأل الله الكريم رب العرش العظيم أن يتولاك في الدنيا والآخرة، أن يجعلك مباركا أينما كنت، وأن يجعلك ممن إذا أعطي شكر، وإذا ابتلي صبر، وإذا أذنب استغفر، فإن هؤلاء الثلاث عنوان السعادة.

Aku meminta kepada Allah yang Maha Mulia, Rabb pemilik ‘arsy yang agung, agar senantiasa Menolong dan membelamu di dunia dan akhirat serta menjadikanmu diberkahi dimanapun kamu berada, juga menjadikanmu termasuk orang yang jika diberi bersyukur, jika mendapat ujian bersabar, serta jika berdosa beristighfar, maka sesungguhnya tiga hal itu adalah tanda-tanda kebahagiaan.


📚 Syarah 📚
Syaikh memulai kitabnya dengan doa, menunjukkan kecintaan penulis terhadap ummat. Dan inilah ciri seorang guru yang mendoakan kebaikan bagi murid-muridnya & kaum muslimin secara umum.

🤲 Ini adalah tiga doa yang diperlukan orang bertauhid.
1. Perkataan Penulis : أن يتولاك في الدنيا والآخرة

Yaitu diberi perlindungan / walaayah didunia agar selalu mendapatkan taufik kepada kebaikan, selalu berada dijalan yang haq agar istiqomah diatas tauhid dan diakhirat .

هُنَالِكَ ٱلْوَلَٰيَةُ لِلَّهِ ٱلْحَقِّ 

"pertolongan itu hanya dari Allah..." (QS. Al Kahfi :44)


2. Perkataan Penulis : أن يجعلك مباركا أينما كنت

(semoga Allah menjadikanmu diberkahi di mana pun kamu berada)


Mubaarokan artinya yang selalu mendapat barokah.

Barokah adalah tetapnya kebaikan ilahi pada sesuatu.

📘 Ada beberapa penafsiran diberkahi di mana pun kamu berada, yaitu :

🎯 selalu mengerjakan kebaikan dimana pun berada (Tafsir imam mujahid)

Dan inilah sifat Nabi 'Isa alaihis salam. Sebagaimana firman الله 

وَجَعَلَنِي مُبَارَكًا أَيْنَ مَا كُنْتُ


"dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada...." (QS. Maryam : 31)

🎯 Berdakwah kepada الله , dan berdakwah kepada tauhid dan ibadah hanya kepada-Nya.

🎯 Selalu memberi manfaat

3. Perkataan penulis : ، وأن يجعلك ممن إذا أعطي شكر، وإذا ابتلي صبر، وإذا أذنب استغفر، فإن هؤلاء الثلاث عنوان السعادة.
Hamba senantiasa berada dalam 3 keadaan :

- bersyukur 
- bersabar
- berisitigfar

🕌 Dan ketiga hal ini adalah pintu-pintu ibadah.
Dan ketiga hal ini juga merupakan tanda kebahagian bagi hamba yaitu jika diberi bersyukur, jika mendapat ujian bersabar, serta jika berdosa beristighfar.
Dari Shuhaib, ia berkata, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عَجَبًا لأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لأَحَدٍ إِلاَّ لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

“Sungguh menakjubkan keadaan seorang mukmin. Seluruhnya urusannya itu baik. Ini tidaklah didapati kecuali pada seorang mukmin. Jika mendapatkan kesenangan, maka ia bersyukur. Itu baik baginya. Jika mendapatkan kesusahan, maka ia bersabar. Itu pun baik baginya.” (HR. Muslim, no. 2999)

▶️ MATAN
🌹 HAKEKAT AGAMA NABI IBROHIM 🌹
اعلم أرشدك الله لطاعته أن الحنيفية ملة إبراهيم أن تعبد الله وحده مخلصا له الدين كما قال تعالى: {وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ } (الذاريات آية 56. )

Ketahuilah! Semoga Alloh subhanahu wa ta’ala membimbingmu untuk taat kepada-Nya. Sesungguhnya al hanifiyyah millah (agama) Ibrahim itu adalah kamu beribadah kepada Alloh, mengikhlaskan agama hanya untuk-Nya, sebagaimana Alloh berfirman : “Dan Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembah-Ku” (QS. Adz Dzariyat : 56)

📚 Syarah 📚
Ar Rusyd (لرُّشْدُ) artinya berjalan diatas ilmu dan mengamalkan ilmu tersebut.

🗣 Manusia terbagi 3 dalam masalah ini :
1. Dhollun (orang yang tersesat) yaitu beramal tanpa ilmu.
2. Gowun , yaitu mendapat ilmu tapi tidak mengamalkan.
3. Ar Rusyd


🔊 Perkataan Penulis : أن الحنيفية ملة إبراهيم أن تعبد الله وحده مخلصا له الدين

☝️ Sesungguhnya al hanifiyyah millah (agama) Ibrahim itu adalah kamu beribadah kepada Alloh, mengikhlaskan agama hanya untuk-Nya.

Kata al-hanif adalah diambil dari kata al-hanaf, yaitu kecondongan. Maka orang yang hanif adalah :
🔰Orang yang berpaling dari kesyirikan dan melangkah menuju tauhid.
🔰Orang yang istiqamah dan berpegang teguh pada ajaran Islam.
🔰Orang yang membenarkan Allah dan mengingkari semua sesembahan selain-Nya.
🔰Orang yang hanif adalah siapa saja yang berada di atas agama Nabi Ibrahim ‘alaihis salam.

 Makna al hanifiyyah terbagi dua :
 Makna umum , yaitu islam itu sendiri.
 Makna khusus, yaitu Menghadapkan dirinya hanya kepada الله dan berpaling dari selain-Nya.

Al-Hanifiyyah adalah jalan dan syari’at Nabi Ibrahim dan seluruh Nabi ‘alaihimussalam, yaitu sebagaimana yang telah disebutkan oleh penulis : “engkau beribadah kepada Alloh dengan ikhlas kepada-Nya dalam menjalankan agama”.

Inilah hakikat agama Nabi Ibrahim, beribadah kepada Alloh dengan ikhlas. Dan maksud ikhlas dalam beribadah kepada Allah adalah cinta kepada Allah dan berharap wajah-Nya, beribadah kepada Allah dengan ikhlas serta meninggalkan sesembahan selain-Nya.

 Mengapa dikatakan Millah Ibrahim ?
Alasannya ada dua , yaitu:
 karena Nabi Ibrahim 'alaihissalam adalah panutan dalam bertauhid.

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتًا لِلَّهِ حَنِيفًا وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah. (QS . An Nahl : 120)

 Nabi Muhammad shallallahu’alaihi wa sallam beliau berasal dari keturunan ibrahim 'alaihissalam .

🔊 Perkataan penulis: قال تعالى: وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ

“Dan aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka menyembahku”(Adz Dzariyat : 56)

Makna “menyembah-Ku” adalah “mengesakan-Ku dalam ibadah”.

Dan hikmah dari penciptaan mahluk adalah agar mereka beribadah hanya kepada Allah subhanahu wa ta’ala dan mengikhlaskan agama hanya untuk-Nya.

▶️ MATAN

🌹 TAUHID ADALAH SYARAT SAH SUATU IBADAH 🌹
فإذا عرفت أن الله خلقك لعبادته فاعلم أن العبادة لا تسمى عبادة إلا مع التوحيد، كما أن الصلاة لا تسمى صلاة إلا مع الطهارة فإذا دخل الشرك في العبادة فسدت، كالحدث إذا دخل في الطهارة.

Maka, jika kamu sudah mengetahui bahwa Alloh subhanahu wa ta’ala menciptakanmu untuk beribadah kepada-Nya, Ketahuilah! Sesungguhnya ibadah itu tidak dinamakan ibadah, kecuali dengan tauhid, sebagaimana shalat itu tidak dinamakan dengan shalat kecuali jika disertai dengan thaharah (bersuci). Jika sebuah ibadah telah dicampuri dengan kesyirikan maka ibadah itu menjadi rusak/batal, sebagaimana hadats membatalkan thahharah.

📚 Syarah 📚
🕋 Definisi ibadah 🕋
 Makna umum : " Melaksanakan perintah syariat dengan kecintaan dan ketundukan"
 Makna khusus : " Ibadah bermakna tauhid "


☝️ Definisi Tauhid ☝️
 Makna umum : Ifrodullahi Ta'ala bi haqqihi (Mengesakan الله pada setiap hak-Nya)
 Makna khusus : Ifrodullahi Ta'ala bil ibadah (Mengesakan الله dalam ibadah) . Inilah makna Tauhid Uluhiyah.

 Hak الله ada dua yaitu:
1. Terkait ma'rifat dan itsbat (Tauhid Rububiyah & Asma wa sifat)
2. Irodah dan at tholab (Tauhid uluhiyah)

Dari hak الله inilah maka para ulama membagi tauhid menjadi dua atau tiga.

Jika kamu telah mengetahui bahwa Allah subhanahu wa ta’ala menciptakanmu untuk beribadah kepada-Nya, maka sesungguhnya ibadah itu tidak menjadi benar dan diridhai oleh Allah subhanahu wa ta’ala kecuali jika terpenuhi dua syarat di dalamnya. Apabila salah satu dari dua syarat tersebut tidak ada, maka batallah ibadahnya.

⚠️ Dua syarat itu adalah :
1. Ikhlas

2. Sesuai tuntunan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam.


💡 Syaikh memberikan contoh permisalan untuk mendekatkan pemahaman tentang tauhid dan syirik dalam ibadah dengan permisalan antara thahharah dan hadats dalam shalat.

Jika seseorang shalat dalam keadaan berhadats maka tidak akan sah shalatnya sebagaimana disebutkan dalam hadits :
لا يقبل الله صلاة بغير طهور

“Allah tidak akan menerima shalat yang tanpa disertai bersuci.” (HR. Muslim)

Demikian pula, seseorang yang telah bersuci dari hadats kemudian dia mengerjakan shalat akan tetapi ditengah shalatnya dia berhadats, maka dengan hadats tersebut menjadi batallah shalatnya.

لا يقبل الله صلاة أحدكم إذا أحدث حتّى يتوضأ

“Allah tidak menerima shalat salah seorang di antaramu jika ia berhadats sampai ia berwudhu.” (HR. Al-Bukhari)

Demikianlah permisalan tauhid terhadap ibadah. Ibadah seseorang tidak akan diterima hingga dia masuk Islam & mentauhidkan الله.

🔥🔥Sebaliknya, ibadah seorang yang telah masuk Islam akan batal apabila dia melakukan kesyirikan.

💻 Sumber : Audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain

 Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah

📚 BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah 📚 ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ Berikut daftar pembahasan dalam artikel ini : ⭕ Defenisi Roja' ⭕ Perbedaan Antara Tamanni dan Roja’ ⭕ Macam-macam Roja` ⭕ Tanda-tanda adanya Roja` pada diri seseorang adalah ⭕ Peranan Roja` (rasa harap) dan Khouf (rasa takut) dalam kehidupan seseorang ⭕ Dalil tentang roja QS. AL KAHFI AYAT 110 ⭕ Kaedah Penting (Manhaj Firqoh menyimpang dalam masalah Aqidah) 🗣 Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rohimahullah menjelaskan: ودليل الرجاء قوله تعالى : فَمَنْ كَانَ يَرْجُوا لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلاً صَالِحاً وَلا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَداً [سورة الكهف، الآية: 110] Dan dalil untuk Roja` adalah firman Allah Ta’ala (artinya): ”Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Robbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang sholeh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Robbnya.” [ Al-Kahfi : 110 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 📚PENJELASAN📚 Ar-Roja’...

BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah

📚 BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah 📚 ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ ودليل الرغبة والرهبة والخشوع، قوله تعالى: {إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ} سورة الأنبياء، الآية: ٩٠ Dan dalil untuk Roghbah, Rohbah, dan Khusyu’ adalah firman-Nya –Subhanahu wa Ta’ala- (artinya): “Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.” [QS . Al-Anbiya : 90 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 📚PENJELASAN📚 Sisi pendalilan dari dalil diatas adalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memuji para Nabi-Nya disaat berdo'a dengan penuh HARAP, CEMAS & KHUSYU'. Dan telah diketahu bersama bahwa ibadah adalah sesuatu yang dicintai & dirdhoi Allah Subhanahu wa Ta’ala. 👤 Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rohimahullah dala...

Materi Al-Qawa’idul Arba’ah (SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah)

♥️  Yuk muroja'ah materi Qawaidul arba’  ♥️ 🔴  SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah 🔴 🔊   Syaikh rahimahullah berkata : القاعدة الأولى أن تعلم أنّ الكفّار الذين قاتلهم رسول الله يُقِرُّون بأنّ الله تعالى هو الخالِق المدبِّر، وأنّ ذلك لم يُدْخِلْهم في الإسلام، والدليل: قوله تعالى: {قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنْ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أَمَّنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنْ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنْ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ}   (يونس:31) Kaidah pertama: Anda perlu mengetahui bahwa orang-orang kafir yang diperangi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meyakini bahwa Allah Ta’ala adalah satu-satunya Sang Pencipta dan Pengatur (segala urusan). Meski demikian, hal itu tidaklah menyebabkan mereka masuk ke dalam agama Islam. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala: قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنْ السَّمَاءِ...