Skip to main content

Sesi 2 - Syubhat Klasik Kaum Musyrikin

Yuk muroja'ah materi Makna لا إله الا الله (Program Kuliah Mafatihul Ilm)

🔴Sesi 2 - Syubhat Klasik Kaum Musyrikin🔴

Al Imam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah menjelaskan :

فإن قال قائل من المشركين نحن نعرف أنّ الله هو الخا
لقالرازق المدبّر، يمكّن هؤلاء الصالحين أن يكونوا
مقرّبينونحن ندعوهم وننذر لهم وندخل عليهم و
نستغيث بهمونريد بذلك الوجاهة والشفاعة، وإلاّ نحن
 نفهم أنّ الله هوالخالق المدبّر.

Apabila ada orang musyrik yang berkata; Kami tahu bahwa Allah pencipta, pemberi rezki, dan pengatur (alam semesta) tapi orang-orang shalih itu adalah orang-orang yang didekatkan (kepada Allah) dan kami menyeru mereka dan bernadzar untuk mereka dan mendekatkan diri kepada mereka dan minta keselamatan melalui mereka, yang kami inginkan dengan itu semua adalah kedudukan dan syafaat mereka. Karena kami telah memahami bahwa Allah adalah pencipta, pemberi rezeki dan pengatur (alam semesta).

فقل: كلامك هذا مذهب أبي جهل وأمثاله فإنّهم
يدعونعيسى وعزيرا والملائكة والأولياء يريدون ذلك،
 كما قالتعالى: وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاء مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ

وقال تعالى: { وَيَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ مَا لَا يَضُرُّهُمْ وَلَايَنْفَعُهُمْ وَيَقُولُنَ هَؤُلَاءِ شُفَعَاؤُنَا عِنْدَ اللَّهِ } .

Maka jawablah; Ucapanmu ini adalah agamanya Abu Jahl dan yang semisal dengan mereka. Kerena dahulu mereka menyeru Isa dan Uzair dan para malaikat dan wali, yang mereka inginkan dengan itu semua adalah seperti yang Allah Ta’aala firmankan;

“Dan orang-orang yang mengambil selain Dia sebagai penolong-penolong (berkata); Kami tidak beribadah kepada mereka selain agar mereka mendekatkan diri-diri kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya” (Qs. Az-Zumar : 3).

Dan firman Allah; “Dan mereka beribadah kepada selain Allah dari apa-apa yang tidak mencelakakan mereka dan tidak memberi mereka manfaat. Dan mereka berkata; Mereka adalah para pemberi syafaat kami disisi Allah” (Qs. Yunus: 18)

Maka apabila kamu memperhatikan perkara ini dengan baik, kamu tahu bahwa orang-orang kafir mempersaksikan bagi Allah dengan tauhid rububiyah, yaitu hanya Allah semata yang menciptakan, memberi rezeki dan mengatur. Dan mereka menyeru Isa dan para malaikat dan wali dengan maksud bahwa mereka mendekatkan diri-diri mereka kepada Allah dengan sedekat-dekatnya, dan memberi mereka syafaat disisi Allah.

Dan kamu pun tahu bahwa diantara orang-orang kafir terlebih lagi orang Nasrani, ada yang beribadah kepada Allah siang dan malam dan zuhud di dunia, menyedekahkan rezeki yang mereka dapati, menyendiri di tempat ibadah mereka, tapi meskipun dia melakukan kebaikan tersebut, dia tetap divonis orang kafir, musuh Allah, kekal di neraka disebabkan keyakinannya tentang Nabi Isa, atau selain Nabi Isa dari para wali.

Dia menyerunya dan menyembelih untuknya, atau bernadzar untuknya.

Sehingga jelaslah bagimu bagaimana sifat Islam yang diajak oleh Nabimu Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. Dan jelaslah bagimu bahwa mayoritas manusia terpisah dari Islam dan jelaslah olehmu arti ucapan Nabimu Shallallahu ‘Alaihi Wasallam; “Islam diawali dengan asing dan akan kembali asing sebagaimana awalnya.”

📚 Syarah 📚

Pendorong kaum Musyrikin untuk beribadah kepada selain الله , ada dua perkara :

❌ Tholabul qurbah dan

❌ Tholabus syafa’ah

yaitu mencari kedekatan dengan الله dan meminta syafa’at kepada perantara dengan cara mempersembahkan peribadatan kepada perantara tersebut. Diharapkan dengan itu, perantara tersebut menyampaikan keperluan mereka kepada الله. Dan perbuatan ini termasuk kesyirikan dan tata cara beribadah kaum musyrikin di masa Rosulullah ﷺ .

Sesungguhnya orang-orang musyrik, mereka dinamakan oleh الله sebagai kaum musyrikin, dan الله menghukumi mereka kekal di neraka, mereka ini tidak berbuat syirik dalam rububiyyah tetapi berbuat syirik dalam uluhiyyah (ibadah).

Sungguh dizaman sekarang, jika engkau memperingatkan manusia dari bahaya kesyirikan, maka engkau dapati mereka menganggap dirimu aneh karena sudah menyelisihi kebudayaan nenek moyang mereka.

Maka sungguh betul apa yang disabdakan
Rosulullah ﷺ

بَدَأَ الإِسْلاَمُ غَرِيبًا وَسَيَعُودُ كَمَا بَدَأَ غَرِيبًا فَطُوبَى لِلْغُرَبَاءِ

“Islam datang dalam keadaan yang asing, akan kembali pula dalam keadaan asing. Sungguh beruntungnlah orang yang asing ” (HR. Muslim no. 145)

Orang yang berpegang teguh pada ajaran Islam yang murni, itulah yang selalu teranggap asing.

💻 Sumber :

١. Audio Kuliah Mafaatihul Ilmi Oleh al Ustadz Dzulqarnain حفظه الله

✍✒ Dirangkum & diketik oleh hamba yang dhoif Andi Muhammad Zubair

Comments

Popular posts from this blog

BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah

📚 BAGIAN 26 - Roja' adalah Ibadah 📚 ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ Berikut daftar pembahasan dalam artikel ini : ⭕ Defenisi Roja' ⭕ Perbedaan Antara Tamanni dan Roja’ ⭕ Macam-macam Roja` ⭕ Tanda-tanda adanya Roja` pada diri seseorang adalah ⭕ Peranan Roja` (rasa harap) dan Khouf (rasa takut) dalam kehidupan seseorang ⭕ Dalil tentang roja QS. AL KAHFI AYAT 110 ⭕ Kaedah Penting (Manhaj Firqoh menyimpang dalam masalah Aqidah) 🗣 Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab Rohimahullah menjelaskan: ودليل الرجاء قوله تعالى : فَمَنْ كَانَ يَرْجُوا لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلاً صَالِحاً وَلا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَداً [سورة الكهف، الآية: 110] Dan dalil untuk Roja` adalah firman Allah Ta’ala (artinya): ”Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Robbnya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang sholeh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Robbnya.” [ Al-Kahfi : 110 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 📚PENJELASAN📚 Ar-Roja’...

BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah

📚 BAGIAN 28 - Roghbah, Rohbah, dan Khusyu' adalah Ibadah 📚 ♥️ Yuk muroja'ah materi Tsalatsatul Ushul ♥️ ودليل الرغبة والرهبة والخشوع، قوله تعالى: {إِنَّهُمْ كَانُوا يُسَارِعُونَ فِي الْخَيْرَاتِ وَيَدْعُونَنَا رَغَبًا وَرَهَبًا وَكَانُوا لَنَا خَاشِعِينَ} سورة الأنبياء، الآية: ٩٠ Dan dalil untuk Roghbah, Rohbah, dan Khusyu’ adalah firman-Nya –Subhanahu wa Ta’ala- (artinya): “Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam mengerjakan perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyu' kepada Kami.” [QS . Al-Anbiya : 90 ] ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ 📚PENJELASAN📚 Sisi pendalilan dari dalil diatas adalah bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala memuji para Nabi-Nya disaat berdo'a dengan penuh HARAP, CEMAS & KHUSYU'. Dan telah diketahu bersama bahwa ibadah adalah sesuatu yang dicintai & dirdhoi Allah Subhanahu wa Ta’ala. 👤 Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rohimahullah dala...

Materi Al-Qawa’idul Arba’ah (SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah)

♥️  Yuk muroja'ah materi Qawaidul arba’  ♥️ 🔴  SESI 2 - Kaedah Pertama : Orang Kafir Juga Mengakui Tauhid Rububiyah 🔴 🔊   Syaikh rahimahullah berkata : القاعدة الأولى أن تعلم أنّ الكفّار الذين قاتلهم رسول الله يُقِرُّون بأنّ الله تعالى هو الخالِق المدبِّر، وأنّ ذلك لم يُدْخِلْهم في الإسلام، والدليل: قوله تعالى: {قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنْ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ أَمَّنْ يَمْلِكُ السَّمْعَ وَالْأَبْصَارَ وَمَنْ يُخْرِجُ الْحَيَّ مِنْ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنْ الْحَيِّ وَمَنْ يُدَبِّرُ الْأَمْرَ فَسَيَقُولُونَ اللَّهُ فَقُلْ أَفَلَا تَتَّقُونَ}   (يونس:31) Kaidah pertama: Anda perlu mengetahui bahwa orang-orang kafir yang diperangi oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam meyakini bahwa Allah Ta’ala adalah satu-satunya Sang Pencipta dan Pengatur (segala urusan). Meski demikian, hal itu tidaklah menyebabkan mereka masuk ke dalam agama Islam. Dalilnya adalah firman Allah Ta’ala: قُلْ مَنْ يَرْزُقُكُمْ مِنْ السَّمَاءِ...